Dari Wartawan hingga Doktor, Ini Perjalanan Tika Suhartatik Mengukir Prestasi

Di bawah gemintang langit Sumenep, lahirlah Tika Suhartatik, seorang pujangga yang menenun takdirnya dengan benang-benang kata.   Bagi jiwanya yang hening, menulis bukanlah sekadar merangkai aksara, melainkan sebuah meditasi paling…

JAGA KONSTITUSI- FERRY ARBANIA

HARI INI RAKYAT SATUKAN SUARA TURUN JALAN GELAR AKSI [TOLAK REVISI UU PILKADA] AKSI TOLAK REVISI UU PILKADA AKSI TOLAK REVISI UU PILKADA RAKYAT MAHASISWA BERSATU GELAR AKSI DAMAI AKSI…

PUISI ESAI: MERANGKAI DIPLOMASI DAN MENCIPTA ADVOKASI SERANTAU

Seorang akademisi asal Malaysia menulis kata pengantar menyambut perkumpulan sastrawan Indonesia dan Malaysia yang menuliskan hubungan dua negara dalam puisi esai. Ramzah Dambul, PhD Universiti Malaysia Sabah Maduraexpose.com–Puisi esai bukan…

Mengenal Lebih Dekat Penyair Muda Sumenep Berhijab

Madura Expose–Tika Suhartatik, penyair muda berhijab ini dilahirkan di sebuah desa kecil di Kecamatan Saronggi Sumenep, baginya menulis adalah sebuah meditasi paling sunyi yang mampu menemukan arti diri. Penah menjadi…

Merobek Sanksi

Poem by:Ferry Arbania Tiba-tiba angin sakal mendekat, mencipta deru ombak dan gelombang air mata Kalimat pujian mengalun deras Ruh yang tertidur dari mimpi Kesombongan yang meluapkan bencana Tuhan yang terabaikan,…

Mengintimi Puisi Rini Intama: “Aku Dan Kataku”,

“Ruang jingga”, seperti dinyatakan dalam “Sekapur Sirih” mendedahkan kehidupan dan suara-suaranya, suara hati, suara cinta, suara kepedulian, suara mimpi. Ruang jingga, tidak ubahnya merupakan ruang maya (facebook) yang kemudian menyediakan…