![SINERGI TIGA PILAR BONGKAR PRAKTIK SPEKULASI: Tim Gabungan Forpimka Arjasa (Kapolsek Kangean, Anggota Koramil 0827/18, dan Perwakilan Kecamatan) saat melakukan sidak lapangan ke sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Kepulauan Kangean, Sumenep, Selasa (31/3/2026). Petugas tampak mengawasi langsung pembukaan akses penyimpanan BBM untuk memastikan ketersediaan stok riil Pertalite guna melawan praktik spekulasi harga yang merugikan rakyat kecil di wilayah kepulauan terluar. [Dok. Humas Polres For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775131400/sidak-bbm-kangean-kapolsek-datun-subagyo_etzsa9.jpg)
MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP – Ketenangan warga Kepulauan Kangean terusik oleh melambungnya harga Pertalite yang tak wajar. Merespons jeritan warga di beranda timur Madura tersebut, Forpimka Arjasa bersama Polsek Kangean menggelar “operasi pembersihan” rantai distribusi BBM, Selasa (31/3/2026).
Dipimpin langsung Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo, tim gabungan menyisir titik-titik krusial; mulai dari level APMS, sub-agen, hingga pengecer di pelosok desa. Hasilnya mengejutkan: di tingkat akar rumput, harga Pertalite ditemukan mencekik leher masyarakat akibat praktik spekulasi.
Analisis Administrasi Publik: Patologi Distribusi di Wilayah Terluar
Dalam perspektif Administrasi Publik, apa yang terjadi di Kangean merupakan bentuk market failure (kegagalan pasar) akibat rantai distribusi yang terlalu panjang dan minim pengawasan. Wilayah kepulauan seringkali menjadi “ladang basah” bagi para spekulan untuk melakukan penimbunan demi keuntungan sepihak.
“Kami menemukan harga yang melambung tinggi di tingkat sub-agen. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami berikan imbauan tegas: jangan menimbun atau menjual di atas harga ketetapan,” tegas AKP Datun Subagyo di sela-sela patroli.
Langkah taktis Polsek Kangean bersama Koramil 0827/18 dan perwakilan Kecamatan Arjasa ini merupakan bentuk Intervensi Negara untuk menjaga stabilitas harga. Di wilayah kepulauan, BBM bukan sekadar komoditas, melainkan instrumen vital ketahanan wilayah.
Peringatan Keras bagi Penimbun
Selain pengawasan harga, petugas juga mewanti-wanti pengelola APMS untuk tidak menyimpan stok secara berlebihan di lokasi yang tidak semestinya. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi penyalahgunaan serta gangguan keamanan (sabotase atau kebakaran).
Operasi yang berlangsung selama empat jam tersebut menjadi sinyal keras bagi para “pemain” BBM di Kangean: bahwa hukum tetap tegak meski di tengah lautan. Forpimka menegaskan akan melakukan penindakan hukum lebih lanjut jika praktik spekulasi harga yang merugikan rakyat kecil masih terus berlanjut.
Red./Editor: Ferry Arbania


![Anggota Satreskrim Polres Sumenep saat merilis kasus penangkapan pencuri kotak amal masjid di wilayah Kota Sumenep. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Anggota Satreskrim Polres Sumenep saat merilis kasus penangkapan pencuri kotak amal masjid di wilayah Kota Sumenep. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775194973/polres-sumenep-ungkap-pencurian-kotak-amal-cctv_aiaecb.jpg?_s=public-apps)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)