Dedikasi Tanpa Cacat: Kapolres Sumenep Anugerahkan Satyalancana Pengabdian bagi Personel Teladan

oleh -418 Dilihat
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto anugerahkan Satyalancana Pengabdian kepada personel teladan.

SUMENEP, MaduraExpose.com – Lapangan Tribrata Polres Sumenep menjadi saksi bisu pengukuhan dedikasi para bhayangkara sejati. Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., memimpin langsung Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian bagi personel yang telah mendarmabaktikan dirinya selama puluhan tahun tanpa cacat, Senin (26/01/2026).

 


Penghargaan bergengsi dari negara ini diberikan kepada anggota Polri yang telah melampaui masa pengabdian 8, 16, 24, hingga 32 tahun dengan loyalitas dan integritas tinggi.

Bukan Sekadar Seremonial di Seragam

Dalam amanatnya yang bertenaga, AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa penyematan tanda kehormatan ini bukanlah sekadar aksesori pelengkap seragam. Satyalancana adalah simbol “kontrak kesetiaan” yang berhasil dijaga di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.

“Satyalancana ini bukan hal yang mudah untuk diraih. Ini adalah bukti nyata bahwa rekan-rekan telah melalui dinamika tugas dengan tetap memegang teguh integritas serta pengawasan diri yang baik,” tegas AKBP Anang di hadapan jajaran Pejabat Utama (PJU) dan seluruh peserta upacara.

Teladan dan Mentor Generasi Baru

Bagi personel dengan masa kerja 24 dan 32 tahun, Kapolres memberikan penghormatan khusus. Menurutnya, mereka adalah representasi kemuliaan profesi yang menjadi kompas moral bagi para bintara remaja dan perwira muda.

“Rekan-rekan yang menerima Satyalancana 24 dan 32 tahun adalah contoh nyata. Pengabdian kepada Polri merupakan bentuk kemuliaan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Komitmen Anti-Narkoba dan Profesionalisme

Di balik euforia penghargaan, AKBP Anang juga menyisipkan pesan peringatan yang keras. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menjaga marwah institusi dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, terutama narkoba.

“Kita harus berkomitmen menjaga integritas. Tidak boleh ada anggota Polri yang terlibat atau masuk dalam lingkaran narkoba. Penegakan hukum harus dimulai dari diri kita sendiri,” ucap Kapolres dengan nada tegas.

Apresiasi untuk ‘Pahlawan di Balik Layar’

Menutup rangkaian upacara, Kapolres secara khusus memberikan apresiasi kepada keluarga besar para penerima penghargaan. Ia menyadari bahwa di balik ketangguhan seorang polisi di lapangan, ada dukungan moral dan doa dari keluarga yang tak terputus.

“Sampaikan salam hormat dan terima kasih kami kepada keluarga di rumah. Tanpa dukungan dan doa keluarga, tidak mungkin rekan-rekan dapat sampai di titik pengabdian seperti hari ini,” pungkasnya. (Neng Ima/Nadayana)

Tentang Penulis: MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.