![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di Mapolres Bangkalan, Kamis (16/04), lembaga antirasuah tersebut mengagendakan pengambilan keterangan terhadap 13 orang saksi guna memperjelas mekanisme administrasi dan realisasi bantuan di tingkat bawah.
Di antara belasan nama yang dipanggil, terdapat dua Kepala Desa (Kades) aktif dari Kecamatan Klampis dan Kecamatan Tanjungbumi. Kehadiran para pimpinan desa ini murni dalam kapasitas sebagai saksi untuk memberikan keterangan tambahan terkait aliran dana yang masuk ke wilayah administratif mereka melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas).
Pendalaman Prosedur Administrasi Hibah
Secara ilmiah dalam studi administrasi publik, pemanggilan perangkat kewilayahan merupakan prosedur standar untuk memverifikasi validitas laporan pertanggungjawaban (LPJ) bantuan pemerintah. Langkah KPK meminjam tempat di Mapolres Bangkalan menunjukkan efisiensi koordinasi antarlembaga penegak hukum dalam mengawal akuntabilitas keuangan daerah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari penyidikan perkara yang sedang berjalan. Dari 13 saksi yang dimintai keterangan, mayoritas berasal dari Kabupaten Sampang (9 orang) dan sisanya dari Bangkalan (4 orang). Fokus pemeriksaan dilaporkan berkisar pada peran swasta dan Pokmas dalam rantai distribusi hibah.
Hingga saat ini, status seluruh pihak yang hadir di Mapolres Bangkalan tetap sebagai saksi. KPK masih mengumpulkan data-data primer untuk menyusun konstruksi perkara yang komprehensif tanpa terburu-buru menetapkan status hukum lebih lanjut bagi pihak-pihak yang kooperatif dalam memberikan keterangan.



![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
