Duit ‘Ikan’ Rp 1,6 Miliar Cair: DPRD Sumenep Ingatkan Jangan Cuma ‘Pesta’ Lele!

Terbit: 8 April 2026 | 20:19 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sumenep mengucurkan dana segar sebesar Rp 1,6 miliar untuk pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) budi daya ikan tahun anggaran 2026. Meski menjadi angin segar bagi sektor perikanan darat, alokasi yang menyasar 16 kelompok pembudi daya ikan (pokdakan) ini langsung mendapat sorotan tajam dari parlemen.

Dominasi Lele di Pusaran Anggaran

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), bantuan yang diberikan meliputi kolam terpal, bibit, pakan, hingga obat-obatan. Menariknya, anggaran ini didominasi oleh komoditas ikan lele, sementara udang vaname dan cacing sutra hanya mendapat porsi minoritas.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, mewanti-wanti agar program ini tidak menjadi sekadar rutinitas penyerapan anggaran. Ia meminta adanya diversifikasi komoditas yang disesuaikan dengan potensi lokal wilayah masing-masing.

“Jangan sampai program besar ini hanya berputar pada satu jenis budi daya. Pengembangan harus sesuai karakteristik wilayah agar manfaatnya berkelanjutan,” tegas Juhari, politisi dari DPC PPP Sumenep.

Celah Pengawasan: Waspada Kelompok ‘Papan Nama’

Legislator menekankan bahwa validitas data penerima bantuan adalah harga mati. Juhari mengingatkan agar bantuan tidak jatuh ke tangan kelompok yang hanya aktif saat ada kucuran dana, alias kelompok ‘papan nama’.

“Penerima harus benar-benar kelompok aktif. Program ini tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu saja,” tambahnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa proses pengadaan sarpras harus tunduk pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang wajar untuk menghindari potensi penyimpangan harga.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perikanan Sumenep, Agustiono Sulasno, belum memberikan tanggapan resmi terkait mekanisme pengawasan dan detail distribusi bantuan tersebut. [tim/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *