Zamrud Khan Direktur P2NOT Minta Aparat Jangan Main Mata dengan Bandar Narkoba

Terbit: 14 April 2026 | 14:44 WIB

SUMENEP – Rentetan temuan narkotika dalam jumlah fantastis di wilayah hukum Sumenep memicu kritik keras dari aktivis anti-narkoba. Zamrud Khan, SH, Advokat sekaligus Direktur P2NOT (Pencegahan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Jawa Timur, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk menunjukkan taringnya dan tidak berkompromi dengan jaringan bandar narkoba.

Baca Juga:

Sumenep Berubah dari Zona Merah Menjadi Hitam Dalam keterangannya, Zamrud Khan menyoroti fakta bahwa kasus temuan sabu-sabu seberat 50 kg di Masalembu beberapa waktu lalu hingga kini belum terungkap tuntas. Kini, masyarakat kembali dikejutkan dengan temuan kokain seberat 27,83 kg di pesisir Giligenting. Menurutnya, kondisi ini merupakan alarm bahaya yang menunjukkan Sumenep telah bergeser menjadi zona hitam narkotika.

“Ini sungguh sangat mengkhawatirkan. Bukti nyata bahwa aparat seolah tidak mampu lagi mengungkap jaringan bandar di Sumenep. Fakta ini tidak bisa dibantah sekalipun ada janji tindakan tegas dari Kapolres baru,” ujar adik kandung pengacara nasional Azam Khan, SH tersebut kepada MaduraExpose.com, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga:

Kritik Terhadap Kinerja Penyelidikan Direktur P2NOT ini menilai klaim tindakan tegas aparat masih sebatas “isapan jempol” selama aktor intelektualnya belum tertangkap. Ia menekankan bahwa hampir semua temuan besar (big size) tersebut berawal dari informasi masyarakat, bukan hasil murni operasi intelijen kepolisian. Hal ini memicu desakan agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan tanpa intervensi pihak mana pun.

Red./Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *