![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
SUMENEP – Akselerasi ekonomi syariah di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar secara progresif mendorong inklusi keuangan sebagai instrumen vital pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan dalam Talkshow bertajuk “Peran LPS dan OJK dalam Melindungi Dana Nasabah” yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa kemarin.
Baca Juga: Editorial: Menakar Tanggung Jawab Bupati Terhadap Ancaman Galian C Sumenep
Inklusi dan Urgensi Stabilitas Moneter Daerah
Dalam perspektif Administrasi Publik, langkah BPRS Bhakti Sumekar merupakan upaya strategis dalam memperluas jangkauan layanan birokrasi keuangan kepada sektor-sektor yang selama ini unbankable. Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menekankan bahwa inklusi keuangan tidak boleh berhenti pada pembukaan akses layanan perbankan semata.
“Masyarakat harus memiliki pemahaman dan kemampuan dalam memanfaatkan layanan tersebut secara bijak dan produktif. Literasi keuangan adalah faktor kunci,” tegas Hairil Fajar di sela-sela kegiatan.
Baca Juga: Misteri Kokain ‘Bugatti’ 27 Kg di Giligenting: Kapolres Sumenep Janji Usut Jaringan Internasional
Secara teoritis, inklusi keuangan yang kuat akan menurunkan tingkat ketimpangan ekonomi dan memperkuat struktur Anggaran Rumah Tangga maupun pelaku usaha mikro. Dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BPRS Bhakti Sumekar sedang membangun kepercayaan publik (public trust) yang merupakan modal sosial terbesar dalam ekosistem perbankan syariah.
Sinergi dan Mitigasi Risiko Sektor Mikro
Hairil Fajar memproyeksikan sinergi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan masyarakat sebagai pilar utama stabilitas ekonomi Kabupaten Sumenep. Dalam kajian Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, keterlibatan aktif masyarakat dalam layanan syariah yang aman dan teregulasi akan menciptakan bantalan ekonomi yang kuat terhadap fluktuasi pasar.
Komitmen BPRS Bhakti Sumekar untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai prinsip syariah diharapkan mampu mendorong kegiatan produktif, khususnya bagi UMKM. Penutupan kesenjangan informasi melalui literasi ini menjadi langkah preventif dalam memitigasi risiko kegagalan finansial di tingkat akar rumput, sekaligus memastikan dana nasabah terlindungi oleh sistem penjaminan negara.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![CERMIN RETAK: Di sebelah kanan, imajinasi kritis Tempo menggambarkan langkah politik sang Ketum; di sebelah kiri, realita kader NasDem Sumenep yang tak terima pimpinannya "ditelanjangi" secara visual. Antara hak berekspresi dan hak untuk merasa terluka, publik Sumenep kini menjadi saksi sengketa rasa di Jalan Trunojoyo. [Kolase Foto: Istimewa/Tempo] CERMIN RETAK: Di sebelah kanan, imajinasi kritis Tempo menggambarkan langkah politik sang Ketum; di sebelah kiri, realita kader NasDem Sumenep yang tak terima pimpinannya "ditelanjangi" secara visual. Antara hak berekspresi dan hak untuk merasa terluka, publik Sumenep kini menjadi saksi sengketa rasa di Jalan Trunojoyo. [Kolase Foto: Istimewa/Tempo]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776254782/kolase-sketsa-tempo-vs-demo-nasdem-sumenep_lxliq4.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)