Xpander Seruduk Warung dan PKL di Marengan Daya, Diduga Sopir Mengantuk Berat

Terbit: 27 Januari 2026 | 05:00 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil, dua sepeda motor, serta sejumlah warung dan gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) terjadi di Jalan Raya Sumenep-Kalianget, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (26/01/2026).

Insiden yang terjadi tepat di KM-5 sekira pukul 12.45 WIB ini diduga kuat akibat pengemudi mobil Mitsubishi Xpander Cross yang kehilangan fokus karena mengantuk.

Kronologi Kejadian: Hilang Kendali ke Bahu Jalan

Berdasarkan keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi Xpander Cross warna putih dengan nomor polisi M 1765 TH yang dikemudikan oleh Hamsan (34), warga Desa Palasa, Talango, melaju dari arah barat menuju timur.

“Diduga pengemudi kendaraan Xpander dalam kondisi mengantuk sehingga pandangan tidak fokus ke depan. Mobil kemudian oleng ke arah utara dan menabrak kendaraan yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar AKP Widiarti kepada MaduraExpose.com, Senin sore.

Mobil tersebut pertama kali menghantam sepeda motor Honda Supra X (M 6613 TO) dan Honda Mio (DK 2253 FCA) yang terparkir. Tak berhenti di situ, laju mobil juga mengenai seorang tukang kayu bernama Salihin (49) yang saat itu sedang duduk di dekat motornya, serta seorang pedagang kaki lima bernama Selvi Nova Sari (29).

Dua Orang Luka-Luka, Warung dan Gerobak Hancur

Selain kendaraan, hantaman keras mobil tersebut juga meluluhlantakkan dua unit warung sembako milik warga setempat serta dua gerobak PKL (Pedagang Es Kacang Ijo dan Es Teler).

Akibat peristiwa ini, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni:

  1. Salihin, warga Desa Karang Anyar, Kalianget (Luka Ringan).

  2. Selvi Nova Sari, warga asal Prabumulih, Sumatera Selatan (Luka Ringan).

“Kedua korban luka saat ini sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RSI Kalianget,” tambah AKP Widiarti.

Kerugian Materiil

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di koordinat 7°02’09.6″S 113°53’41.0″E dan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai jutaan rupiah, mencakup kerusakan mobil, motor, hingga aset dagangan milik PKL dan pemilik warung sembako.

Kini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Sumenep untuk proses hukum lebih lanjut.*

Red./Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *