
SUMENEP, MaduraExpose.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit mobil, dua sepeda motor, serta sejumlah warung dan gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) terjadi di Jalan Raya Sumenep-Kalianget, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (26/01/2026).
Insiden yang terjadi tepat di KM-5 sekira pukul 12.45 WIB ini diduga kuat akibat pengemudi mobil Mitsubishi Xpander Cross yang kehilangan fokus karena mengantuk.
Kronologi Kejadian: Hilang Kendali ke Bahu Jalan
Berdasarkan keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi Xpander Cross warna putih dengan nomor polisi M 1765 TH yang dikemudikan oleh Hamsan (34), warga Desa Palasa, Talango, melaju dari arah barat menuju timur.
“Diduga pengemudi kendaraan Xpander dalam kondisi mengantuk sehingga pandangan tidak fokus ke depan. Mobil kemudian oleng ke arah utara dan menabrak kendaraan yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar AKP Widiarti kepada MaduraExpose.com, Senin sore.
Mobil tersebut pertama kali menghantam sepeda motor Honda Supra X (M 6613 TO) dan Honda Mio (DK 2253 FCA) yang terparkir. Tak berhenti di situ, laju mobil juga mengenai seorang tukang kayu bernama Salihin (49) yang saat itu sedang duduk di dekat motornya, serta seorang pedagang kaki lima bernama Selvi Nova Sari (29).
Dua Orang Luka-Luka, Warung dan Gerobak Hancur
Selain kendaraan, hantaman keras mobil tersebut juga meluluhlantakkan dua unit warung sembako milik warga setempat serta dua gerobak PKL (Pedagang Es Kacang Ijo dan Es Teler).
Akibat peristiwa ini, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, yakni:
Salihin, warga Desa Karang Anyar, Kalianget (Luka Ringan).
Selvi Nova Sari, warga asal Prabumulih, Sumatera Selatan (Luka Ringan).
“Kedua korban luka saat ini sudah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RSI Kalianget,” tambah AKP Widiarti.
Kerugian Materiil
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di koordinat 7°02’09.6″S 113°53’41.0″E dan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian. Estimasi kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai jutaan rupiah, mencakup kerusakan mobil, motor, hingga aset dagangan milik PKL dan pemilik warung sembako.
Kini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Sumenep untuk proses hukum lebih lanjut.*
Red./Editor: Ferry Arbania

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)