Rabu Tanpa BBM dan Becak Bupati Fauzi

Terbit: 8 April 2026 | 22:21 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Pemandangan unik menghiasi jalanan menuju Kantor Pemkab Sumenep pada Rabu (8/4/2026) pagi. Tidak ada deru mesin mobil dinas, melainkan bunyi genjotan becak yang membawa Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dan Wakil Bupati, KH Imam Hasyim, ke tempat kerja.

‘Ritual’ Rabu Tanpa BBM

Langkah ini menandai dimulainya kebijakan penghematan energi melalui Surat Edaran (SE) Nomor 19 Tahun 2026. Kebijakan ini mewajibkan seluruh jajaran ASN, pegawai BUMD, hingga tenaga alih daya yang tinggal dalam radius 5 kilometer dari kantor untuk beralih ke transportasi non-BBM setiap hari Rabu.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk keteladanan. “ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dengan bukti semangat untuk melakukan penghematan BBM di tengah kondisi global saat ini,” tegasnya saat tiba di kantor menggunakan moda transportasi tradisional tersebut.

Antara Solusi dan Simbolik

Kebijakan ini tidak hanya soal becak. Pemkab juga mendorong penggunaan sepeda, jalan kaki, hingga kendaraan listrik. Meski terlihat “lucu” bagi sebagian orang, kebijakan ini secara administratif merupakan upaya nyata menekan belanja daerah di sektor bahan bakar dan emisi karbon.

Namun, tantangan besar menanti pada sisi kedisiplinan. Bupati memastikan akan melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh perangkat daerah guna memastikan parkiran kantor tidak lagi dipadati kendaraan pribadi di hari Rabu. [red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *