Sidak BBM: Melawan Hantu Hoaks

Terbit: 2 April 2026 | 05:00 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Langkah preventif diambil jajaran Polres Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat guna meredam gejolak informasi asimetris terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik vital distribusi energi, Rabu (01/04/2026).

Kegiatan ini secara administratif merupakan bentuk social control dan fungsi pengawasan otoritas publik terhadap ketahanan energi daerah. Sasaran pengecekan meliputi rantai distribusi utama, mulai dari SPBU di Kecamatan Kalianget, Kota Sumenep, Patean (Batuan), hingga SPBE di wilayah Bluto dan Saronggi.

Dalam perspektif administrasi publik, ketersediaan kebutuhan pokok merupakan tanggung jawab negara dalam menjaga stabilitas makroekonomi daerah. AKBP Anang Hardiyanto menegaskan bahwa kondisi riil di lapangan menunjukkan stok dalam posisi aman, sekaligus menepis isu kenaikan harga per 1 April 2026 yang sempat memicu keresahan.

“Kami pastikan untuk wilayah Kabupaten Sumenep, ketersediaan BBM di SPBU dan Gas Elpiji di SPBE stoknya cukup. Isu kenaikan harga yang beredar adalah hoaks,” tegas Kapolres di sela-sela peninjauan.

Kehadiran jajaran strategis seperti Kabag SDM Kompol Widiarti S., hingga perwakilan Pemkab Sumenep, Asisten Ekonomi Pembangunan Abd. Madjid dan Kabag ESDA Dadang Dedy Iskandar, menunjukkan adanya koordinasi lintas sektoral yang solid. Sinergi ini diperlukan untuk mencegah terjadinya panic buying yang justru dapat mengganggu sirkulasi distribusi normal.

Dadang Dedy Iskandar turut mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dalam pola konsumsi berlebihan akibat disinformasi. Secara teoritis, ketenangan publik dalam mengonsumsi komoditas strategis merupakan indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola komunikasi krisis dan menjaga ketertiban umum (Kamtibmas).

Melalui sidak ini, otoritas terkait berharap kepercayaan publik (public trust) tetap terjaga, sehingga dinamika ekonomi di ujung timur Pulau Madura tetap berjalan kondusif tanpa terdistorsi oleh spekulasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *