Lima Hari Tak Keluar Rumah, Warga Pajagalan Ditemukan Meninggal Dunia
Evakuasi Jenazah di Pajagalan Sumenep

oleh -379 Dilihat
Petugas Polsek Sumenep Kota melakukan evakuasi jenazah di Pajagalan
Aparat kepolisian saat mengamankan lokasi penemuan jenazah di Kelurahan Pajagalan, Sumenep, Selasa (24/2/2026). (Foto: Istimewa/Madura Expose)
Terbit: 24 Februari 2026 | 18:48 WIB

SUMENEP, MADURA EXPOSE – Kesigapan Polres Sumenep kembali diuji saat menerima laporan temuan jenazah seorang warga di Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Selasa (24/2/2026). Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamar rumahnya sekitar pukul 09.00 WIB.

Kronologi Kejadian Peristiwa memilukan ini terungkap saat adik korban, Ibu Sirriyani, menaruh curiga. Sirriyani yang tengah berjuang melawan sakit stroke, meminta tetangganya bernama Siyama untuk mengecek sang kakak yang sudah lima hari tak terlihat keluar dari kamar.

Saat Siyama mencoba memeriksa kamar korban yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Gang I, ia mencium aroma tidak sedap yang menyengat. Benar saja, saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sontak, temuan tersebut dilaporkan ke Ketua RT dan diteruskan ke Mapolsek Sumenep Kota.

Respon Cepat Kepolisian Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Sumenep Kota, AKP Maliyanto Effendi, bersama jajaran Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polres Sumenep tiba di lokasi. Petugas langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis dari RSUD Dr. H. Moh. Anwar.

“Kami langsung mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban guna penanganan lebih lanjut,” ungkap Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto melalui keterangan resminya.

Pihak Keluarga Ikhlas Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda tindak pidana yang mencurigakan. Pihak keluarga korban pun menyatakan keberatan untuk dilakukan tindakan visum maupun autopsi.

“Keluarga sudah menerima musibah ini sebagai takdir dan menolak autopsi. Namun, kami dari kepolisian tetap menjalankan prosedur penyelidikan untuk memastikan keamanan di lingkungan tersebut,” tambah AKBP Anang.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa agar bisa ditangani secara cepat dan profesional.

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.