Terobosan Pendidikan di Sumenep, Fakta di Balik Program Seragam Gratis

oleh -479 Dilihat
Agus Dwi Saputra, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Raih Penghargaan Pejabat Penggiat Literasi Nasional 2025. [dok. Istimewa.]

SUMENEP — Di tengah tantangan ekonomi yang masih terasa, Pemerintah Kabupaten Sumenep hadir dengan solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat.

 

Melalui program bantuan seragam sekolah gratis, yang digagas oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan dieksekusi oleh Dinas Pendidikan, Sumenep menunjukkan komitmennya dalam memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena masalah biaya.


 

 

Mengurai Benang Kusut Kemiskinan dengan Pendidikan

 

Program bantuan seragam ini telah berjalan konsisten sejak tahun 2022. Tujuannya sangat jelas: mengentaskan kemiskinan dengan cara meringankan beban finansial orang tua dan wali murid.

 

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, menegaskan bahwa program ini adalah wujud inisiatif pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pendidikan.

 

 

“Dengan adanya bantuan seragam gratis ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Sumenep yang putus sekolah hanya karena tidak mampu membeli seragam,” ungkap Agus.

 

 

Setiap tahunnya, program ini mengalokasikan dana sekitar Rp 3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membagikan seragam kepada sekitar 110.000 siswa SD di seluruh Sumenep.

 

Langkah ini merupakan bukti konkret bahwa pendidikan yang layak harus dapat diakses oleh semua kalangan, tanpa terkendala oleh masalah finansial.


 

Apresiasi dan Pengakuan untuk Sebuah Komitmen

 

Keberhasilan program ini tidak luput dari perhatian. Agus Dwi Saputra sendiri baru-baru ini menerima penghargaan bergengsi sebagai Pejabat Penggiat Literasi Nasional 2025, sebuah pengakuan atas kontribusinya dalam memajukan dunia literasi. Prestasi ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara kepemimpinan dan pelaksanaan program di lapangan.

 

 

Ardiansyah Ali Shochibi, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, menambahkan bahwa program ini adalah cara mereka mendukung visi Bupati untuk mengentaskan kemiskinan. “Kami terus mendukung program Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo… Program ini sudah membantu meringankan biaya pendidikan bagi sekitar 110.000 anak setiap tahun,” jelasnya.

 

 

Apresiasi juga datang dari akar rumput. Rusliyanto, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Sumenep, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Sebagai Kepala Sekolah di Kepulauan, saya sangat berterima kasih kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo atas bantuan seragam sekolah gratis ini. Hal ini sangat membantu orang tua, terutama di daerah-daerah terpencil.”

 

 

Dengan terus berlanjutnya program ini, Sumenep tidak hanya berinvestasi pada seragam, tetapi juga pada masa depan generasi mudanya. Program ini adalah contoh nyata bagaimana kebijakan yang berpihak pada rakyat dapat mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk mengejar mimpi mereka melalui pendidikan.

 

[pen/gim/dbs]

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.