
SUMENEP – Wajah pusat perbelanjaan di jantung Kota Sumenep kini tercoreng. Sisa material dan sampah proyek pembangunan yang belum dibersihkan di area Parkir Pusat Pertokoan Tingkat mulai memicu keresahan warga dan pengunjung. Tidak hanya mengganggu estetika, tumpukan sampah ini mulai memakan korban.
Warga Keluhkan Ban Bocor Akibat Baut Berceceran Keluhan muncul dari salah satu pengunjung, Hendra, yang bernasib sial saat hendak pulang dari lokasi tersebut. Ban sepeda motornya bocor seketika setelah melindas baut tajam yang berserakan di area parkir.
“Sisa sampah proyek ini sangat berbahaya, Bang. Ada baut-baut tajam. Ban motor saya mendadak kempes pas mau pulang dari Toko Tingkat,” ungkap Hendra dengan nada kecewa kepada awak media.
Kondisi Merata di Sisi Utara dan Selatan Kondisi ini ternyata bukan rahasia lagi bagi mereka yang beraktivitas di sana setiap hari. Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah proyek terlihat dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya pembersihan menyeluruh dari pihak pelaksana maupun instansi terkait.
Salah satu penjaga toko yang meminta identitasnya dirahasiakan mengonfirmasi bahwa pembiaran ini sudah berlangsung cukup lama. “Sisi parkiran utara dan selatan sama saja, sampah proyek sengaja dibiarkan berserakan. Kami yang setiap hari di sini merasa sangat terganggu, apalagi pelanggan sering mengeluh,” ujarnya.
Desakan untuk Pihak Berwenang Masyarakat kini mempertanyakan tanggung jawab pelaksana proyek dan pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Publik berharap agar sisa material berupa potongan besi, baut, hingga puing-puing segera dibersihkan demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di area publik tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk menormalisasi kondisi area parkir yang menjadi urat nadi ekonomi warga Sumenep tersebut. (tim/zam/fer)

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)