Gebrakan Ekonomi Digital ‘Si-Boyo’

oleh -206 Dilihat
Pemkot Surabaya luncurkan aplikasi Si-Boyo! Platform belanja digital khusus produk UMKM & Koperasi Kelurahan. Kurir dari warga lokal, harga termurah!/Istimewa.

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi memasuki babak baru transformasi ekonomi digital dengan meluncurkan aplikasi Si-Boyo, Minggu (21/12/2025). Bertempat di kawasan ikonik Jalan Tunjungan, platform belanja digital ini hadir untuk mengintegrasikan potensi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) dengan para pelaku UMKM lokal di seluruh Kota Pahlawan.

Aplikasi ini bukan sekadar marketplace biasa, melainkan manifestasi dari “Ekonomi Pancasila” yang menggabungkan kecanggihan teknologi dengan semangat gotong royong warga Surabaya.

Digitalisasi Koperasi: Dari Konvensional ke Ekosistem Modern

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Agus Imam Sonhaji, yang mewakili Wali Kota Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Si-Boyo adalah jawaban atas tantangan zaman. Platform ini bertujuan menggeser pola koperasi konvensional menjadi lebih modern namun tetap berpihak pada rakyat kecil.

“Basisnya adalah ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Ini langkah kita membumikan Ekonomi Pancasila. Meskipun digital, keberpihakan tetap kepada warga kecil, UMKM, dan ibu rumah tangga yang ingin mandiri,” ujar Agus Imam Sonhaji dalam sambutannya.

Ia juga menginstruksikan para Camat untuk melakukan pengawasan mendetail di wilayah masing-masing guna memastikan KKMP dan UMKM lokal dapat bertumbuh optimal di dalam ekosistem baru ini.

Keunggulan Si-Boyo: Kurir dari Warga Lokal

Kepala Dinkopumdag Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa Si-Boyo memberikan “lapak baru” bagi UMKM untuk meningkatkan omzet. Saat ini, tujuh Koperasi Kelurahan telah terintegrasi sebagai pionir, di antaranya KKMP Mojo, Kertajaya, Gunung Anyar, Jagir, Sumur Welut, Jajar Tunggal, dan Banyu Urip.

Target ambisiusnya, sebanyak 153 KKMP di seluruh kelurahan Surabaya akan segera menyusul masuk dalam sistem Si-Boyo. Satu hal unik yang membedakan platform ini dengan aplikasi komersial lainnya adalah sistem logistiknya.

“Kita mengoptimalkan warga sekitar sebagai kurir. Jadi, ada pemberdayaan di wilayah tersebut. Masyarakat sekitar koperasi mendapatkan pendapatan baru. Inilah yang membedakan kita dengan platform sebelah,” tegas Febri, sapaan akrabnya.

Harga Kompetitif dan Dukungan Permodalan

Untuk menjamin harga tetap termurah bagi warga, Pemkot Surabaya telah menyinergikan Si-Boyo dengan PUD (Produk Unggulan Daerah) dan produsen tangan pertama. Selain itu, aspek finansial juga diperkuat dengan menggandeng BMT Keuangan dan Bank Surabaya (Surya Artha Utama) untuk dukungan permodalan KKMP.

Ketua KKMP Jajar Tunggal, Nur Wahyudi, menyambut optimis inovasi ini. Ia berharap kolaborasi ini didukung oleh keterlibatan aktif pengurus RT/RW, LPMK, hingga Kader Surabaya Hebat (KSH) untuk bergabung menjadi anggota koperasi guna memperkuat modal usaha bersama.

Cara Menggunakan Si-Boyo

Masyarakat Surabaya kini sudah bisa mengunduh aplikasi Si-Boyo melalui Play Store. Prosesnya pun sangat mudah:

  1. Unduh aplikasi Si-Boyo di Play Store.

  2. Lakukan pendaftaran identitas secara mandiri.

  3. Pilih produk UMKM atau kebutuhan pokok dari Koperasi Kelurahan terdekat.

  4. Lakukan transaksi belanja layaknya aplikasi penyedia produk dan makanan populer lainnya.

Dengan hadirnya Si-Boyo, Pemkot Surabaya membuktikan bahwa digitalisasi tidak harus menghilangkan kearifan lokal, melainkan justru memperkuat ekonomi masyarakat dari level bawah.

[sgo/tim/red]

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.