Konsolidasi Akbar Banteng Jatim: Konferda–Konfercab Serentak Dimulai, Kader Wajib Siap Tugas!

Terbit: 20 Desember 2025 | 12:38 WIB

SURABAYA, MaduraExpose.com – Peta kekuatan politik PDI Perjuangan di Jawa Timur memasuki fase krusial. Mulai Sabtu (20/12/2025) hingga Minggu (21/12/2025), ribuan kader banteng dari 38 kabupaten/kota berkumpul di Surabaya untuk menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) secara serentak.

Agenda besar ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan momentum “pemanasan mesin” partai untuk memperkokoh kerja-kerja kerakyatan di wilayah basis terkuat mereka.

Struktur Kuat: Alat Perjuangan bagi Rakyat

Ketua Steering Committee (SC) Konferda–Konfercab PDI Perjuangan Jatim, Budi Sulistyono (Kanang), menegaskan bahwa penataan struktural adalah prasyarat mutlak bagi efektivitas partai. Menurutnya, partai harus menjadi organisasi yang rapi dan solid agar kehadirannya nyata dirasakan masyarakat.

“Struktur yang kuat bukan tujuan akhir, tapi alat perjuangan agar kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Kanang saat ditemui di Surabaya, Jumat (19/12/2025).

PDI Perjuangan Jatim selama ini dikenal vokal dalam mendorong program kerakyatan di sektor pendidikan, ekonomi rakyat, hingga penguatan komunitas. Melalui Konferda-Konfercab ini, sinkronisasi program dari tingkat pusat hingga akar rumput (anak ranting) akan diperketat melalui disiplin ideologi dan semangat gotong royong.

Kader Harus Siap: Dipilih atau Ditugaskan

Ir. Budi Sulistyono (Kanang)__dok.Istimewa.

Salah satu poin paling krusial dalam konsolidasi kali ini adalah kedisiplinan kader dalam menerima mandat organisasi. Mantan Bupati Ngawi dua periode itu menekankan bahwa loyalitas kader diuji melalui kesiapan mereka untuk ditempatkan di posisi mana pun.

“Semua kader harus siap, baik dipilih maupun ditugaskan di sisi mana pun. Ini adalah bagian dari proses organisasi,” tegas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Menjawab Tantangan Dinamika Politik Modern

Konferda–Konfercab 2025 juga menjadi ruang evaluasi strategis. Kanang menyebutkan bahwa dinamika pemerintahan dan politik saat ini sangat dinamis, sehingga PDI Perjuangan dituntut untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar partai.

Sebanyak 38 DPC dari seluruh penjuru Jawa Timur akan menyatukan langkah. Pertemuan ini dirancang untuk melahirkan struktur organisasi yang tidak hanya matang secara usia, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan rakyat yang kian kompleks.

“Besok dan lusa, seluruh kekuatan struktural akan berkumpul. Ini bukan hanya forum pengambilan keputusan, tetapi ruang persatuan untuk terus mengabdi kepada rakyat,” pungkasnya.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Strategi Emil Dardak Perkuat Ekonomi Desa Lewat Jambore Kampung Tematik 2026 di Madiun

Terbit: 25 Februari 2026 | 21:45 WIB SURABAYA, MADURA EXPOSE – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jambore Nasional Kampung Tematik Indonesia (KTI) yang…

Kiblat Surabaya di Sumenep: Mengurai Sengkarut Kemiskinan dari Level RT

Terbit: 23 Februari 2026 | 05:22 WIB Sumenep, MaduraExpose.com-  Momentum Ramadhan 2026 di Kabupaten Sumenep tahun ini tidak hanya diisi dengan ritual keagamaan. Di balik tembok tebal Pendopo Agung Keraton,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *