
SUMENEP – Ketok palu Raperda APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026 menyisakan catatan kritis di balik angka fantastis Rp2,28 triliun. Meski Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengklaim struktur anggaran kali ini meninggalkan pola lama copy-paste, bedah postur anggaran menunjukkan dominasi Belanja Operasi yang mencapai Rp1,59 triliun, atau sekitar 70% dari total belanja daerah.
Baca Juga:Â Mahfud MD Doakan Keteguhan Ibu Megawati Kawal Fithrah Indonesia
Anatomi Anggaran: Antara Retorika Inovasi dan Realitas Struktur
Secara teoritis, dalam administrasi publik, APBD adalah instrumen stimulasi ekonomi. Namun, jika menilik angka Belanja Modal yang hanya dijatah Rp73,8 miliar (3,2%), muncul pertanyaan mendasar mengenai akselerasi pembangunan infrastruktur. Teori Fiscal Multiplier menyebutkan bahwa belanja modal memiliki dampak pengganda ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan belanja operasi (gaji dan hibah).
Ketimpangan ini berisiko membuat tema pembangunan “Kemandirian dan Daya Saing” hanya menjadi narasi di atas kertas. Dengan belanja modal yang “mini”, sulit bagi daerah untuk melakukan lompatan besar dalam penyediaan sarana prasarana penunjang ekonomi makro, terutama di wilayah kepulauan yang membutuhkan biaya logistik tinggi.
Perspektif Hukum dan Administrasi: Defisit di Tengah Ketidakpastian
Baca Juga: Anomali Hukum: Gus Yaqut, Tahanan Rumah, dan ‘Pecah Rekor’ Terburuk KPK
Dari sisi hukum keuangan daerah, munculnya defisit sebesar Rp184,2 miliar yang ditutup melalui surplus pembiayaan (SiLPA) menunjukkan ketergantungan pada sisa anggaran tahun sebelumnya. Secara administratif, penggunaan SiLPA untuk menutup defisit adalah sah sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019. Namun, secara manajerial, ini mengindikasikan dua kemungkinan: perencanaan pendapatan yang terlalu konservatif atau ketidakmampuan mengeksekusi program di tahun berjalan (2025).
Bupati menekankan sinergi dengan kebijakan pusat (Surat Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-62/PK/2025). Secara normatif, penyelarasan ini wajib dilakukan agar tidak terjadi mismatch anggaran. Namun, efisiensi yang dijanjikan harus dibuktikan dengan evaluasi Standar Satuan Harga (SSH) dan Analisis Standar Belanja (ASB) yang ketat pada Belanja Operasi agar tidak terjadi pemborosan terselubung.
Catatan Kritis: Menanti ‘Inovasi’ Bukan Sekadar Diksi
Baca Juga | Nalar Fiskal: Membedah Pagar ‘SIPD’ di Tengah Isu Sandera Politik
Pemerintah Kabupaten Sumenep kini menghadapi tantangan pembuktian. Jika anggaran Rp1,59 triliun untuk operasional tetap mengalir pada program rutin tanpa terobosan digitalisasi layanan publik, maka klaim “anti-salin-tempel” patut dipertanyakan.
DPRD sebagai lembaga pengawas harus memastikan bahwa Belanja Transfer sebesar Rp544,4 miliar benar-benar sampai ke level desa untuk memperkuat ekonomi arus bawah, bukan sekadar menjadi beban administratif. APBD 2026 harus menjadi instrumen yang agile (lincah) menghadapi gejolak global, bukan sekadar daftar keinginan birokrasi yang terjebak dalam zona nyaman belanja rutin. [red]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)