10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB

Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini tengah memacu persiapan akhir guna memastikan potret ekonomi di wilayah ujung timur Madura ini terekam dengan akurasi tinggi.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif dekadean. Dalam perspektif ekonomi makro, Sensus Ekonomi merupakan instrumen krusial dalam menyusun evidence-based policy atau kebijakan berbasis data. Tanpa data yang valid, perencanaan pembangunan daerah—mulai dari alokasi anggaran hingga intervensi pasar—berisiko meleset dari realitas lapangan.

Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijoyo, menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha, menjadi variabel penentu kualitas data.

“Data yang dihasilkan dari sensus ini adalah kompas penentu arah kebijakan ekonomi kita ke depan. Seluruh lapisan pelaku usaha harus terbuka, agar gambaran aktivitas produksi dan profil ekonomi kita benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujar Handoyo kepada Media Center Diskominfo Sumenep, Selasa (21/4/2026).

Sensus ini memegang peranan strategis sebagai fondasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kerangka pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dalam tataran administrasi publik, ketersediaan data yang presisi meminimalkan gap antara perencanaan program dengan kebutuhan nyata pelaku ekonomi lokal.

Oleh karena itu, BPS Sumenep mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk kooperatif saat petugas lapangan turun ke wilayah mereka. Partisipasi warga bukan hanya bentuk ketaatan, melainkan kontribusi langsung dalam mengawal akurasi arah pembangunan ekonomi Sumenep maupun Indonesia secara luas.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai tata cara dan prosedur sensus, BPS Sumenep menyediakan kanal komunikasi melalui situs resmi atau memantau perkembangan informasi di akun media sosial @bpskabsumenep.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

Anomali Regulasi di Tapakerbau: Hegemoni Modal vs Kedaulatan Ekologi

Terbit: 16 April 2026 | 19:20 WIB SUMENEP – Eskalasi konflik agraria di pesisir Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, kini memasuki fase krusial yang menguji integritas penegakan hukum di Jawa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *