Scroll untuk baca artikel
KOLOM

Waspadai Teror-Ekstremis Ideologis

Avatar photo
177
×

Waspadai Teror-Ekstremis Ideologis

Sebarkan artikel ini

Oleh: *Sulaisi Abdurrazaq*_(Penasehat Barisan Relawan Infant Gibran -- BRIGIB)_

Sulaisi Abdurrazaq/Istimewa.

*OPERASI SENYAP* sedang berlangsung. Beberapa Orang Tak Dikenal masuk ke daerah kita, Madura.

Waspada, jangan mudah terpengaruh, tetap awas dan jangan mudah emosi. Tenang.

Pemilu hanya sebentar, persaudaraan kita jangka panjang. Nasionalisme harus kuat, tak boleh rapuh karena politik.

Hati-hati provokasi. Hati-hati teror – ekstremis yang potensial merobohkan kehangatan persaudaraan dan ke-kitaan kita.

Untunglah, Prabowo-Gibran tak berada pada posisi ekstrem ideologis, kanan maupun kiri.

Karena itu, Barisan Relawan Infant Gibran (BRIGIB) mengajak segenap anak bangsa, tetaplah menjadi Indonesia, jadilah lebih kuat dan Pancasilais.

Bagi yang paham visi PraGib, mungkin ia senang mendukung. Tapi, bagi mereka, yang terlanjur berdiri di sayap ekstrem, kanan atau kiri, biasanya kerap menghalalkan segala cara. Fitnah, kekerasan, unras, tebar hoax dan kebencian.

Sebagai putera Madura, saya berharap Pak Mahfud MD konsisten melawan ekstremis ideologis.

Setahun yang lalu, 5 Februari 2022, Antara Jambi memuat berita dengan judul: *Mahfud terangkan tiga ekstremisme potensial terorisme.*

Kata Pak Mahfud MD, terdapat tiga jenis ekstremisme yang dapat mengarah pada tindakan terorisme dan intoleransi, serta potensial memecah belah anak bangsa, yaitu: jihadis, takfiri, dan ekstremisme ideologis.

Semua orang tahu, jihadis dan takfiri/ekstremis sayap kanan berlindung dimana, dan ekstremis-ideologis/sayap kiri berlindung dimana. Tak perlu diperjelas.

Kita semua, yang berada pada barisan PraGib, mendukung dan memilih dengan penuh kesadaran, karena menghindari perpecahan, mewaspadai propaganda dan memilih untuk mempertahankan nasionalisme. Mengapa?

------------------------