Wartawan Sumenep: Kabag Humas dan Kadis Kominfonya Sama Aja!!!

0
1523

MADURA EXPOSE–Sejak beberapa bulan terakhir menjelang dan usai Pilkada Sumenep, kehadiran Humas Pemkab dan Kominfo dinilai banyak kalangan tidak pro aktif dan bahkan nyaris gagal total dalam membangun komunikasi yang baik dengan seluruh awak media. Akibatnya, banyak hal penting terlewatkan begitu saja tanpa peliputan media massa.

“Banyak kegiatan budaya seperti tata rias pengantin ala keraton Sumenep tidak tersampaikan ke masyarakat luas. Kasian dong pesertanya cantik-cantik dengan dandanan dan make up mahal tidak terekspose media hanya gara-gara Humas Pemkab dan Kominfonya yang tidak bekerja maksimal. Paling tidak ngasih tahu ke wartawan dong,” sesal Didik Setyabudi, salah satu Reporter telivisi nasional (.Net) kepada Madura Expose, Rabu (25/05/2016).

Mantan Reporter Madura Channel TV ini menambahkan, dalam setahun terakhir, keberadaan Humas Pemkab dan Kominfo Sumenep nyaris tidak memberikan kontribusi apapun dalam rangkan menyampaikan hal penting Sumenep yang sangat layak diperlihatkan kepada masyarkat luas melalui media massa.

“Setahun terakhir ini kita lihat banyak agenda penting di kabupaten Sumenep yang nota bene perlu diperkenalkan ke masyarakat luas, akhirnya tidak bisa tercapai. Persoalannya ya itu tadi, Humas dan Kominfo tidak bekerja maksimal,” imbuhnya.

Didik menyayangkan tidak berfungsinya kehumasan secara maksimal di lingkungan Pemkab Sumenep. Dengan kondisi yang sangat menyedihkan seperti itu, lanjut dia, mau tidak mau wartawan harus memiliki spionase dilapangan.

“Selama ini teman-teman wartawan Sumenep dengan susah payah mencari sendiri informasi penting yang berkaitan dengan agenda penting pemerintah daerah, semisal besok, acara tata rias pengantin Madura, itu penting untuk diperkenalkan ke masyarakat Indonesia, ” imbuhnya.

Jurnalis asal Kecamatan Kalianget ini juga menyindir kalangan wartawan, yang masih lemah dalam membangun jaringan komunikasi dengan banyak pihak, kemudian diperparah lagi dengan cara kerja bagian Humas dan Kominfo Sumenep yang terkesan adem ayem, maka sudah pasti bisa ditebak, mereka para kuli tinta akan kesulitan atau tertinggal menulis berita penting yang berkaitan dengan agenda Pemkab seperti event kebudayaan, pariwisata dan lainnya.

“Intinya saya sangat kecewa, karena setelah diamati selama setahun ini, baik Humas Pemkab maupun kominfo Sumenep sama-sama kurang informatif,” pungkasnya.

Sementara Yayak Nurwahyudi, Kepala Dinas Kominfo Sumenep saat hendak dikonfirmasi dikantornya, mengaku sedang ada acara diluar kota.[fer]