Wabup Eva Ajak Siswa “Rab-Kerraban Sape”, Cegah Kecanduan Game Online

Terbit: 27 Januari 2024 | 17:27 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com– Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah mengajak anak-anak tidak boleh meninggalkan permainan tradisional “Rap-kerraban sape” yang hampir punah.

Menurut Wabup Eva, permaianan tradisional itu mengandung nilai-nilai positif yang bisa menjadi dasar pembentukan karakter siswa.

“Masyarakat khususnya anak-anak harus menggairahkan permainan rap-kerraban sape sebagai kekayaan budaya lokal,” demikian Dewi Khalifah di halaman Kantor Bupati Sumenep, Jumat kemarin.

Menurutnya, permainan rap-kerraban sape penting untuk dihidupkan kembali, dieperkenalkan dan diajarkan kembali kepada kepada anak-anak siswa agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat.

“Bermain rap-kerraban sape harus dilestarikan oleh pemerintah daerah bersama elemen masyarakat, mewariskan budaya lokal kepada generasi selanjutnya,” imbuhnya.

“Rap-kerraban sape” merupakan permainan anak-anak Madura khususnya di Kabupaten Sumenep dengan cara mengadu kecepatan layaknya seperti sapi kerap (karapan sapi). Alat permainannya terbuat dari bambu sebagai ‘kaleles’ dan ada roda yang terbuat dari sandal, tembikar, kayu, dengan diberi karet.

Perempuan cantik yang lebih akrab disapa Nyai Eva ini menyadari permainan warisan budaya lokal ini sudah nyaris hilang, di tengah-tengah masyarakat modern saat ini. Arus globalisasi, mengedepankan kecanggihan teknologi seperti bermain game online dan digitalisasi lainnya.

Politisi yang masih memilih menyendiri setelah suaminya meninggal beberapa tahun silam ini menambahkan, sejatinya rap-kerraban sape menjadi alternatif untuk mengurangi anak-anak bermain gadget dalam kesehariannya.

“Padahal kecanduan menggunakan gadget untuk bermain game (online) itu kurang baik dalam membangun mental dan karakter anak,” imbuh Dewi Khalifah.

Jurnalis: Yasiklana
Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sinergi Pendopo: Cara Bupati Achmad Fauzi Rangkul Ulama Jaga ‘Imun’ Sosial Sumenep

Terbit: 28 Februari 2026 | 16:51 WIB MADURAEXPOSE.COM – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali mempertegas pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam menjaga stabilitas daerah. Dalam sebuah pertemuan hangat…

Uang Rakyat Kok ‘Tidur’ Nyenyak? Menggugat Logika Penjaga Brankas di Meja Cangkrukan

Terbit: 27 Februari 2026 | 13:34 WIB Oleh: Ferry Arbania Malam itu di Sumenep, sisa-sisa doa tarawih masih menggantung di udara, tapi di meja cangkrukan kami, obrolan justru mulai “berdosa”.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *