MADURAEXPOSE.COM—Aksi demonstrasi dilakukan oleh Ratusan Masyarakat Desa Candi Burung Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan ke Polres setempat dengan membawa poster bertuliskan seruan terkait sejumlah persoalan desa tersebut untuk segera ditangani oleh pihak aparat penegak hukum, Selasa (28/02/2017).

Massa pengunjuk rasa tersebut menuntut agar beberapa program desa yang terindikasi korupsi di Desa Candi Burung segera diusut, salah satunya terkait bantuan beras miskin.

( Baca juga:kisruh Kepala Desa Candi Burung dan Ketua BPD)
https://www.maduraexpose.com/tag/desa-candi-burung/

Aksi yang dikomandani Ketua BPD tersebut diklaim sebagai tindak lanjut dari sejumlah laporan masyarakat ke pihak Polres Pamekasan berkaitan dengan beberapa program desa yang disinyalir adanya tindak pidana Korupsi.

Pantauan maduraexpose.com, massa pengunjuk rasa juga menuntut pihak Kepolisian untuk segera memproses dan menindak lanjuti laporan masyarakat Desa Candi Burung. Pengunjuk rasa juga menyatakan siap untuk membantu pihak penyidik dalam proses penyelidikan maupun pengumpulan data.

” Kami siap membantu apa yang dibutuhkan Polres Pamekasan dalam menangani dan menyelidiki kasus yang terjadi di Candi Burung. Dan kami akan siap mengumpulkan data-data yang dibutuhkan”, ujar Dabus, Ketua BPD Candi Burung, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura, Selasa.

Sementara Kapolres Pamekasan, AKBP. Nowo Hadi Nogroho melalui Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Pamekasan, Iptu Anwar Subagyo mengatakan, pihaknya akan menindak lanjutan tuntutan masyarakat Desa Candi Burung tersebut dengan mendalami sejumlah kasus dugaan korupsi. Pihaknya berjanji akan segera memproses dengan tegas sesuai prosedur yang ada.

” Proses demi proses kita lakukan dengan cara melakukan panggilan dan yang terakhir permintaan ekpose kepada Inspektorat. Mau tidak mau kasus tersebut akan diproses secara tegas”, ujarnya.

Subagyo mengaku tidak akan main-main dalam menindak lanjuti laporan masyarakat Desa Candi Burung. Namun, pihaknya meminta semua pihak bersabar, karena sebelum dilakukan pemanggilan saksi-saksi maupun pelapor, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Inspektorat.

HotNews:  Banyak Drama, Warganet Minta Risma Mundur dari Wali Kota Surbaya

“Kami akan memintakan surat ekspos dulu di tingkat Inspektorat Pemda Pamekasan. Sehingga Polres Pamekasan tidak main-main dalam menangani kasus raskin tersebut hingga tuntas”,imbuhnya menegaskan.

Merasa kurang puas dengan jawaban pihak Polres, beberapa perwakilan pengunjuk rasa melanjutkan aksinya dengan mendatangi kantor Inspektorat di Jalan Jokotole, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Reporter : Luthfiadi
Redaktur: Ferry Arbania