Ilsurtasi proyek hotmik/Istimewa.

MADURAEXPOSE.COM– Himpunan Mahasiswa Peduli Pamekasan (HMPP) Melakukan audiensi ke kantor PU Bina Marga dan tata ruang Pamekasan,terkait pekerjaan Proyek Hotmik disepanjang jalan peltok Palengngaan hingga Jl. Raya Pagantenan yang dinilai bermasalah. Selasa (28/2/17)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

semenjak dilakukan audiensi oleh beberapa aktivis terhadap PU Binamarga dan Tata ruang Kabupaten Pamekasan, sudah beberapa hari ini belum ada tindak lanjut yang jelas, sehingga pihaknya akan tetap menindaklanjuti dan terus mengawal permasalahan tersebut baik ke Dinas atau ke DPRD Pamekasan, sehingga betul-betul di kroscek seperti apa hasil pekerjaan dibawah.

menurut pantauan maduraexpose.com, dalam aksi tersebut masih ada yang menyisakan tanda tanya besar,salah satunya yaitu terkait dengan master plan atau papan nama,yang seharusnya ada untuk menginformasikan kepada publik secara transparan, dan seharusnya papan nama tersebut diletakkan semenjak pekerjaan itu hendak digelar.

M. Rohim Ketua HMPP saat melakukan aksi terkesan ada yang mengganjal dalam benak pribadinya sehingga tetap melakukan kajian yakni terkait ketiadaan papan nama dan proses secara prosedural setiap pekerjaan,dan anihnya untuk teguran yang diberikan dinas PU dan tata ruang terhadap rekanan hanya berupa teguran moral.

” Pihaknya hanya bisa memberikan peringatan, namun saat ditanya persoalan sanksi,ternyata sanksinya hanya teguran moral”. tegas Rohim

“Jelas ini sudah melanggar UU, karena setiap pekerjaan itu harusnya ada papan informasi, agar masyarakat sekitar tau, berapa anggaran yang dikeluarkan, prosedur pengerjaannya bagaimana, spesifikasi jalan itu, dan lain sebagainya” lebih lanjut Rohim

Totok Hartono (kiri) saat audiensi dengan aktivis HMPP Pamekasan. [Dok.Maduraexpose.com]

sementara, Kadis PU Bina Marga dan Tata Ruang Pamekasan, Totok Hartono, sempat menanggapi pertanyaan anggota Audiensi tentang persoalan papan nama, namun untuk saat ini untuk anggaran papan nama tidak ada.

Sementara ini untuk dikonfirmasi lebih lanjut kepala dinas PU dan penataan ruang, saat dikonfirmasi melalui vis sms dan via telpon belum ada tanggapan.

Reporter : Luthfiadi

Redaktur:Ferry Arbania