
MADURAEXPOSE.COM–Usai penertiban dan penataan ulang Pedagang Kaki Lima di Eks. PJKA stasiun Pamekasan membuat kumoh dan amburadul.
Sudah berkisar kurang lebih satu bulan sosialisai penataan dan penertiban PKL di eks. PJKA Stasiun Pamekasan serta pengundian ulang los PKL sampai saat ini belum terealisai secara penuh, Baik dari tata kelola dan penempatan PKL yang terkesan dibiarkan dan berdampak kumoh terhadap pemandangan.
Penertiban yang bertujuan untuk memberikan keindahan dan tata kelola yang baik, hanya menjadi benalu bagi keindahan eks. PJKA seperti yang sebelumnya. hal tersebut terkesan dibiarkan dan seakan-akan dibiarkan tanpa ada tindakan keras dan penertiban secara profesional terhadap pedagang kaki lima.
Pasalnya los yang sampai saat ini sebagian kosong, dan belum ada yang menempati serta banyaknya los yang tidak pindah sesuai dengan nomor undian yang di pilih, lebih parahnya lagi bagian depan eks. PJKA Stasiun yang tidak dirapikan sehingga membuat pemandangan eks. PJKA layaknya TPA.
Normalisasi tata kelola penertiban PKL dipamekasan Khususnya di Eks.PJKA dan arek lancor sampai saat ini belum 100% sukses, Pengguna Arek lancor yang seharusnya menempati atau pindah ke Eks. PJKA sampai saat ini masih belum pindah. sehingga menjadi pertanyaan besar bagi salah satu PKL yang berada di Eks.PJKA Pamekasan.
Sementara Pemuda dipamekasan Ach. Fauzy, Menyayangkan dengan adanya curat marutnya kondisi di eks. PJKA Pamekasan,yang seakan-akan tidak diperhatikan dan dibiarkan.
” Saya sangat menyayangkan dengan tindakan yang dilakukan oleh pemerintah, Yang kemarin melakukan penertiban bangunan liar dan pengundian ulang tempat/los di PJKA, karena saya melihat ada salah satu tempat yang juga terindikasi menyalahi aturan, sehingga saya anggap itu adalah bangunan liar”,tegas fauzy.
Reporter : LUTHFIADI


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
