MaduraExpose.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjadi tempat kegiatan operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan sosial tersebut merupakan kerjasama dengan Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PC LKNU) Sumenep, Rumah Sakit Al-Irsyad Surabaya, Yayasan Seribu Cinta, BPRS Bhakti Sumekar, Baznas Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Dalam acra seremonial pembukaan kegiatan operasi katarak yang dilaksanakan di Hotel C1, Sabtu (11/04), Bupati Sumenep, DR. KH.A. Busyro Karim, M.Si mengungkapkan pihaknya sangat merespon kegiatan sosial tersebut, karena pada intinya akan membantu masyarakat di Kabupaten Sumenep khususnya yang memiliki gangguan pada penglihatannya.

“semoga kerjasama yang dijalin oleh semua komponen dapat bermanfaat bermanfaat bagi semua, serta mendapat Rihdho-Nya.”ungkapnya.
Bahkan, Bupati Sumenep ini sempat melantumkan sebah puisi “terima kasih cinta” yang ditujukan bagi para relawan kegiatan operasi katarak, yang telah berusaha keras sehingga mampu melaksanakan kegiatan sosial dengan jumlah yang cukup banyak. Diharapkan pula kegiatan itu akan terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sementara Kepala Bagian Pelayanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Drg. Tatik Kristiawati, M.Si, mengungkapkan, kegiatan operais katarak yang melibatkan beberapa simpatisan, seperti PC LKNU Sumenep, Rumah Sakit Al- Irsyad Surabaya, Yayasan Seribu Cinta, BPRS Bhakti Sumekar, Baznas Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“semoga kegiatan ini bisa dapat mengurangi para penyandang katarak, sehingga keinginan pemerintah Kabupaten Suemenep dalam menuju Sumenep bebas katarak 2020 bisa terwujud.”ungkapnya.

Dijelaskan pula, jika sebenarnya yang mendaftar untuk operasi katarak ini seluruhnya sebanyak 336 orang dan 15 diantanya juga dari Kepulauan, namun yang positif bisa dilakukan operasi sebanyak 115 dan 8 orang dari kepulauan.

Pihaknya senngaja juga menghadirkan masyarakat dari kepulauan, seperti dari kepulauan Gili Yang,Nunggunung dan Raas, agar masyarakat kepulauan yang kebetulan mengalami katarak bisa juga tercover dalam pelayanan gratis yang diberikan tersebut.

“para pasien yang dioperasi katarak ini disamping memang dibantu dari pelaksana juga ada pasien yang merupakan peserta BPJS, SPM serta Jamkesmas.”tambahnya.

Sedangkan Pengurus NU Sumenep, Hadariadi mengungkapkan, kegiatan operasi katarak gratis yang bekerjsama dengan berbagai pihak tersebut merupakan kegiatan tahap II, setelah sukses melaksanaan kegiatan operasi katarak gratis tahap I tahun lalu.

(ren/sin)