Scroll untuk baca artikel
Headline NewsSUMENEP EXPOSE

Polres Sumenep Tanggapi Polsek Bluto Tidak Menahan Terduga Penganiayaan Warga Tanah Merah Saronggi

Avatar photo
249
×

Polres Sumenep Tanggapi Polsek Bluto Tidak Menahan Terduga Penganiayaan Warga Tanah Merah Saronggi

Sebarkan artikel ini

Maduraexpose.com– Kasus dugaan penganiayaan terhadap AG (inisial) warga Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi oleh sekelompok pria bermobil putih tampaknya akan terus bergulir.

Kurniadi,SH Penasehat Hukum AG sempat dibuat berang karena tak ada satupun terduga pria yang ditahan dalam kasus tersebut.
Merespon hal tersebut, pihak Polres mencoba “menengahi” ketegangan antara Penasehat Hukum Korban dengan pihak Polsek Bluto yang menangani kasus tersebut.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti,SH dalam keterangannya yang diterima Maduraexpose.com menjelaskan duduk perkaranya terkait alasan penyidik Polsek Bluto tidak melakukan penahanan terhadap sejumlah pria yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap AG warga Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. .

“Kasus ini sudah ditangani Polsek dan Polsek masih melakukan penyelidikan,” kata AKP Widiarti,SH Kasi Humas Polres Sumenep kepada Maduraexpose.com.

Polwan yang dikenal sangat lincah ini menambahkan, alasan lain tidak dilakukan penahanan terhadap para terduga kasus penganiayaan terhadap AG, karena peristiwanya bukang tangkap tangan Polisi.

“Karena kasus itu bukan tertangkap tangan,” tutupnya singkat.

Diberitakan media ini sebelumnya, pengacara kondang dan nyentrik Kurniadi,SH mempertanyakan kinerja penyidik Polsek Bluto Sumenep yang menangani kasus pengeroyokan dan kekerasan terhdap korban berinisial AG, warga Desa Tanah Merah Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep.

Dugaan terjadinya peristiwa kekerasan dan pengeroyokan oleh sekelompok pria dewasa terhadap korban AG tersebut, dijelaskan Kurniadi, terjadi pada Senin 26 26 Februari 2024 lalu.

------------------------