Penularan TBC di Sumenep Tertinggi ketiga di Jatim

Terbit: 23 Maret 2015 | 18:43 WIB

MaduraExpose.com- Penularan penyakit TBC  ((tuberculosis)) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih tergolong tinggi dan perlu perhatian khusus pemerintah daerah tingkat dua maupun provinsi Jatim.

Berdasarkan data yang dihimpun Madura Expose dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, penyebaran penyakit TBC baik yang bersifat menular maupun mematikan, justru masuk peringkat terbesar ketiga di Jawa Timur, terhitung sejak tahun 2014 lalu.

Data itu menyebutkan, mayoritas TBC menyerang kelompok orang dewasa yang jumlahnya mencapai 1553 dan 891 lainnya harus diwaspadai karena berpotensi menular.

“Paling banyak pasien yang terserang TBC ini dari Kecamatan Pragaan, Batang-Batang, Pasongsongan, Bluto dan Talango”, terang Jailani, wakil supervisor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (23/3/2015).

 

Dari sekian banyak pasien penderita penyakit TBC itu, mayoritas lebih disebabkan bakteri yang kemudian menular dan menyebar dikalangan internal keluarga penderita dan bahkan warga lainnya yang mengalami kontak dengan penderita.

 

“Penyakit TBC ini lebih mudah menular melalui udara, terlebih bagi yang sering melakukan interaksi langsung dengan pasien”, paparnya menambahkan.

 

Selain kontak langsung maupun udara, faktor lain penyebab terjangkitnya penyakit TBC akibat kekuarangan gizi yang berdampak pada berkurangnya sistem kekebalan tubuh seseorang.

(M2D/FER) 

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *