Pengadaan Meubeler Disdik Sumenep Terindikasi Menyimpang

Terbit: 20 Mei 2015 | 10:19 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Pengadaan Meubeler Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep diduga tidak sesuai speek seperti tercantum dalam RAB yang ada.

“Berdasarkan investigasi dilapangan, pengadaan miobeler untuk perpustakaan SD se-kabupaten Sumenep sarat kejanggalan dan indikasinya tidak sesuai dengan RAB”, ujar Imam Syafii, mantan Ketua PMII Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu 20 (5/2015).

Temuan itu berdasarkan penelitian dan pembanding yang diperoleh langsung dari tukang yang menggarap meubeler yang diduga dibiayai oleh program dana alokasi khusus (DAK) tahun 2011.

“Indikasinya mengarah kepada oknum pejabat elit di Dinas Pendidikan Sumenep.Kami punyak bukti rekaman video tentang pengakuan dari pihak yang membuat meubeler tersebut dan foto miobelernya”,tandasnya.

Sementara Kadarisman, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumenep dikonfirmasikan persoalan tersebut justru balik bertanya.

“Mas, kegiatan itu kan swakelola ya, kok Kabid terlibat”, ujar Sekretaris Disdik Sumenep melalui SMS yang dikirim kepihak MaduraExpose.com.

Dikonfirmasi ulang jawaban Sekretaris Disdik, Imam justru membantah alasan yang disampaikan Kadarisman.

“Itu bukan swakelola, tapi dikerjakan oleh CV. Nanti saya bongkar semuanya di Madura Expose”, tantang Imam Syafii memastikan.

(fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *