
JAKARTA, MADURA EXPOSE – Angin segar berhembus kencang dari ibu kota untuk sektor pertanian tanah air. Sebuah “Titah” strategis muncul pasca pertemuan intensif antara Menteri Pertanian (Mentan) RI dengan tokoh visioner asal Sumenep Madura, Chainur Rasyid, yang akrab disapa Pak Inung.
Akselerasi Menuju Swasembada 2026 Dalam pertemuan di Jakarta tersebut, pemerintah melalui Kementan memberikan sinyal kuat untuk melakukan akselerasi atau “ngegas” proyek pangan nasional tahun 2026. Keterlibatan Chainur Rasyid di barisan strategis ini dipandang sebagai langkah cerdas untuk mengonsolidasikan kekuatan di akar rumput.
“Ketahanan pangan bukan sekadar angka, tapi soal harga diri bangsa di piring rakyat. Kita harus berlari lebih cepat,” ungkap Mentan RI dalam diskusi terbatas tersebut.
BACA JUGA:
Peran Strategis Chainur Rasyid (Cak Inung) Pak Inung, yang dikenal memiliki jaringan luas di sektor agrobisnis, menyambut baik amanah ini. Baginya, mandat untuk mengawal kedaulatan pangan nasional 2026 adalah tanggung jawab besar yang harus diwujudkan dengan kerja nyata di lapangan.
Sinergi antara Mentan RI dan Chainur Rasyid diprediksi akan membawa banyak inovasi, mulai dari optimalisasi lahan pertanian hingga penggunaan teknologi tepat guna bagi para petani. Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa tokoh asal Madura memiliki peran krusial dalam kancah nasional, terutama di sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Harapan untuk Petani Daerah Proyek pangan 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi jargon politik, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi petani di daerah, termasuk di wilayah Madura dan sekitarnya. Dengan “titah” yang sudah turun, seluruh mesin birokrasi dan mitra strategis diinstruksikan untuk segera bergerak serentak.
Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose



![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)