Madura Expose- Sejak diresmikan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim pada tahun 2015 lalu, keberadaan Gedung Kelas III RSUD Moh.Anwar mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang mengaku sangat bersyukur karena dirasakan sangat membantu kenyamanan dan pelayanan dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, sejak adanya Gedung Kelas III ini, kami sekeluarga merasa lebih nyaman karena ruangannya lebih luas dan bersih”, terang Hj. Aisyah, warga Kecamatan Ganding saat ditemui Madura Expose diruang Kelas III RSUD H.Moh.Anwar Sumenep, Senin (8/2/2016).

Pihaknya juga menyinggung penggunaan Anjungan Register Mandiri (ARM) di rumah sakit tersebut yang dinilainya jauh lebih simple dan kesannya jauh lebih profesional.

“Kami juga apresiasi positif penggunaan ARM itu yang mulai diterapkan. Hemat saya, ini langkah maju pihak management rumah sakit dalam optimalisasi pelayanan yang terus lebih baik kedepannya”, imbuhnya sambil melempar senyum manis kearah Madura Expose.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Seperti diketahui, Gedung Kelas III di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, diresmikan Bupati pada tahun 2015 lalu dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat yang menjadi hal penting dan impian masyarakat luas.

Sementara dr.Fitril Akbar, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjelaskan fungsi utama dibangunnya gedung kelas III itu untuk menampung dan melayani pasien kelas 3 dan masyarakat pra sejahtera yang mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah. Gedung yang menelan dana APBD 2014 sebesar Rp. 4.630.704.000,00 ini bisa menampung 74 tempat tidur yang dilengkapi dengan tempat tidur ruang isolasi.

“Kapasitas tempat tidur pasien di rumah sakit kita sudah bertambah. Alhamdulillah dari sebelumnya 171 kini sudah mencapai 249 tempat tidur,” terang dr.Fitril Akbar, Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur.

[fer/***]