Menilik Fungsi Gedung Kelas III RSUD Sumenep

Terbit: 8 Februari 2016 | 21:19 WIB

Madura Expose- Sejak diresmikan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim pada tahun 2015 lalu, keberadaan Gedung Kelas III RSUD Moh.Anwar mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang mengaku sangat bersyukur karena dirasakan sangat membantu kenyamanan dan pelayanan dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, sejak adanya Gedung Kelas III ini, kami sekeluarga merasa lebih nyaman karena ruangannya lebih luas dan bersih”, terang Hj. Aisyah, warga Kecamatan Ganding saat ditemui Madura Expose diruang Kelas III RSUD H.Moh.Anwar Sumenep, Senin (8/2/2016).

Pihaknya juga menyinggung penggunaan Anjungan Register Mandiri (ARM) di rumah sakit tersebut yang dinilainya jauh lebih simple dan kesannya jauh lebih profesional.

“Kami juga apresiasi positif penggunaan ARM itu yang mulai diterapkan. Hemat saya, ini langkah maju pihak management rumah sakit dalam optimalisasi pelayanan yang terus lebih baik kedepannya”, imbuhnya sambil melempar senyum manis kearah Madura Expose.

Seperti diketahui, Gedung Kelas III di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, diresmikan Bupati pada tahun 2015 lalu dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat yang menjadi hal penting dan impian masyarakat luas.

Sementara dr.Fitril Akbar, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjelaskan fungsi utama dibangunnya gedung kelas III itu untuk menampung dan melayani pasien kelas 3 dan masyarakat pra sejahtera yang mendapat jaminan kesehatan dari pemerintah. Gedung yang menelan dana APBD 2014 sebesar Rp. 4.630.704.000,00 ini bisa menampung 74 tempat tidur yang dilengkapi dengan tempat tidur ruang isolasi.

“Kapasitas tempat tidur pasien di rumah sakit kita sudah bertambah. Alhamdulillah dari sebelumnya 171 kini sudah mencapai 249 tempat tidur,” terang dr.Fitril Akbar, Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur.

[fer/***]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *