
Pemeriksaan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (10/7/2025) menjadi sorotan publik.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan upaya mendalam KPK untuk mengurai benang kusut dalam kasus korupsi dana hibah APBD Jatim tahun 2019-2022.
Pemeriksaan Khofifah sebagai saksi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan titik terang dalam kasus yang telah menjerat 4 terdakwa dan 21 tersangka.
Peran Gubernur dan Penyaluran Dana Hibah
Khofifah, yang menjabat sebagai Gubernur Jatim pada periode tersebut, diperiksa terkait perannya sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah. Dalam keterangannya, Khofifah menekankan bahwa penyaluran dana hibah telah sesuai dengan prosedur yang ada. Namun, pertanyaan yang diajukan penyidik KPK menyentuh substansi, yaitu tugas pokok dan fungsi gubernur dalam pengelolaan APBD, khususnya terkait perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dana hibah. Sebagai gubernur, Khofifah memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan umum dalam penyusunan APBD, termasuk penetapan penerima dan alokasi dana.
Pemeriksaan ini menjadi relevan setelah salah satu tersangka, mantan Ketua DPRD Jatim Kusnadi, menyebutkan adanya andil Khofifah dalam penyaluran dana tersebut. Meskipun Khofifah tidak hadir pada jadwal pemeriksaan awal, KPK menjadwal ulang pemeriksaan di Surabaya demi efektivitas dan efisiensi penyidikan.
Kilas Balik Kasus dan Perkembangan Terkini
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 14 Desember 2022 terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Parlindungan Simanjuntak, bersama staf ahlinya. Pengembangan penyelidikan mengungkap jaringan yang lebih luas, dengan 4 terdakwa awal yang kini telah divonis. Namun, penyelidikan tidak berhenti di situ. KPK menduga praktik korupsi ini telah terjadi secara sistematis selama beberapa tahun, yang dibuktikan dengan pengumuman 21 tersangka baru pada Juli 2024.
Para tersangka baru ini meliputi pimpinan dan anggota DPRD Jatim, serta pihak swasta yang berperan sebagai pemberi suap. Upaya KPK untuk membongkar kasus ini semakin intensif, ditandai dengan serangkaian penggeledahan dan penyitaan aset di berbagai daerah, termasuk rumah dan properti yang diduga dibeli menggunakan dana hasil korupsi.
Menerangi Jalur Penyidikan
Pemeriksaan Khofifah, menurut Guru Besar Hukum Pidana Universitas Airlangga, Nur Basuki Minarno, adalah hal yang lumrah. Sebagai kepala daerah, ia adalah penanggung jawab utama pengelolaan keuangan. Penting untuk dicatat, pemeriksaan Khofifah sebagai saksi tidak serta-merta mengindikasikan keterlibatannya dalam tindak pidana.
Namun, kehadiran Khofifah dalam pemeriksaan menjadi krusial. Penjelasan yang diberikannya, terkait struktur organisasi dan alur penyaluran dana, dapat menjadi informasi penting untuk melengkapi puzzle penyidikan. Kasus ini menjadi pengingat bagi setiap pejabat publik bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana masyarakat adalah harga mati.
Pemeriksaan Khofifah ini menandai babak baru dalam upaya KPK untuk menuntaskan kasus dana hibah Jatim. Dengan informasi yang diperoleh dari berbagai pihak, termasuk saksi kunci seperti Khofifah, publik berharap kasus ini dapat segera terungkap secara terang benderang dan memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.[dbs/kmp/tim]

![MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose] MISTERI BUGATTI: Penampakan bungkusan yang diduga berisi kokain seberat 27,83 kilogram saat ditemukan di pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Giligenting, Sumenep. Barang bukti maut ini kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk uji laboratorium. [Foto: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776238298/kokain-27-kg-bungkus-bugatti-sumenep-maduraexpose_hwe1rf.jpg)
![Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose] Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776184346/jk-kapolri-panglima-tni-doa-bersama-lintas-agama.jpg_efyxvq.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)