Aneh bin ajaib, pohon beringin depan museum keraton Sumenep medadak meranggas di musim penghujan. Foto:Ferry Arbania/Madura Expose

MADURA EXPOSE–Pohon beringin raksasa yang sudah ratusa tahun tumbuh subur di depan Keraton Sumenep mendadak meranggas hingga daunnya tampak pucat mengering seperti gerhana bulan menarik perhatian banyak orang yang lalu lalang. Maklum, tempat pohon beringin raksasa ini berdekatan denga museum keraton dan situs sejarah peninggalan raja-raja Sumenep sejak ratusan tahun silam.

“Siapapun tahu kalau pohon beringin itu mudah tumbuh subur meski didataran tinggi atau bahkan dibukit bebatuan sekalipun. Sangat aneh kalau pohon beringin raksasa didepan Keraton Sumenep ini meranggas di musim penghujan. Kalau kita perhatikan secara seksama ditengah malam, pada ranting-ranting pohon itu seperti dipenuhi bayangan roh manusia yang tengah menangis,”ujar seorang pria asal Kecamatan Batu Putih, Sumenep yang meminta identitasnya dirahasiakan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Pria yang sering terlihat berdiam diri tidak bisa memprediksi peristiwa apa saja yang akan terjadi. Mungkinkah keanehan ini berkaitan dengan para pemimpin di Sumenep? Ataukah orang-orang Sumenep yang saat ini memiliki jabatan tinggi dalam kubangan masalah besar? Atau mungkinkah ada kaitannya dengan pejabat-pejabat penting dilingkaran keraton, pendopo maupun Pemkab Sumenep?

“Saya bukan peramal Mas, tapi yang jelas saya sangat takut sekali ketika memandangi pohon aneh didepan Pendopo Keraton Sumenep ini. Semoga ini bukan pertanda buruk bagi pemimpin kita di Sumenep,” pungkasnya sambil meneteskan air mata. [fer]