
SUMENEP – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai NasDem, Afrilia Wahyuni Akis (Yuni Akis), terus membuktikan tekadnya sebagai cerminan keberanian perempuan dalam politik. Pada agenda reses tahap pertama yang digelar Senin (18/11/2024), Yuni Akis secara totalitas menampung semua aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) V, yang meliputi Kecamatan Manding, Batu Putih, dan Dasuk.
Acara yang dipusatkan di Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, ini menjadi bukti nyata komitmen Yuni Akis dalam menyerap keluhan rakyat. Didampingi suaminya, Akis Jazuli, politisi perempuan kelahiran April 1992 ini tak membatasi diri pada bidang komisi yang ia duduki.
“Sejatinya reses memang dilakukan untuk menjadi salah satu wadah bagi DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Tapi kami tetap tampung semua aspirasinya,” Ungkap Yuni Akis.
Blusukan Tanpa Batas: Soroti Bansos dan Infrastruktur
Dalam serap aspirasi tersebut, Yuni Akis mendapati sejumlah permintaan krusial dari konstituennya, terutama terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di tiga sektor utama:
- Pendidikan: Kebutuhan peningkatan kualitas dan akses pendidikan.
- Bansos Tepat Sasaran: Permintaan warga agar penyaluran Bantuan Sosial lebih merata dan tepat sasaran.
- Infrastruktur Jalan: Keluhan warga mengenai infrastruktur jalan yang rusak dan bahkan desa yang belum memiliki balai desa sebagai kantor pelayanan masyarakat.
Meskipun Komisi IV secara struktural bermitra dengan dinas-dinas yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Pendidikan, Sosial, Kesehatan), Yuni menegaskan bahwa isu infrastruktur jalan dan balai desa tetap menjadi tanggung jawabnya untuk diperjuangkan.
“Jadi itu yang kami dapat dari keluhan masyarakat. Walaupun permintaan itu bukan bidang Komisi IV, sebagai wakil rakyat yang telah diberi mandat, [kami] tetap punya tanggung jawab untuk diperjuangkan,” tegas politisi dari Partai NasDem besutan Surya Paloh ini.
Perjuangan Kesetaraan Gender di Bumi Sumenep
Keberhasilan Yuni Akis menduduki kursi DPRD periode 2024-2029 dari Dapil V bukan hanya sekadar kemenangan politik, tetapi juga simbol perjuangan kesetaraan gender di lingkungan yang kental dengan budaya Madura. Yuni menyadari tantangan yang dihadapi perempuan yang terjun ke dunia politik, baik di ranah keluarga maupun publik.
Latar belakang pendidikannya di MA Raudlatul Tholibin (Rubin) Sumenep dan Universitas Wiraraja telah mengasah nalarnya dalam isu-isu sosial. Baginya, politik adalah seni menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada rakyat kecil, khususnya perempuan.
“Melalui jalur politik juga bisa menuangkan pengabdian, terutama untuk kepentingan perempuan,” ujarnya.
Yuni berkomitmen memastikan perempuan di Sumenep memiliki akses yang lebih luas terhadap pendidikan, ekonomi, dan perlindungan hukum. Kehadirannya di legislatif diharapkan mampu menjadi jembatan bagi aspirasi rakyat, membuktikan bahwa suara perempuan bukan hanya didengar, tetapi juga mampu mengubah wajah kebijakan daerah.
Yuni Akis optimis, dengan dukungan keluarga dan masyarakat, ia dapat menjalankan perannya sambil tetap menjaga keseimbangan, sesuai prinsip yang ia pegang teguh: “Perempuan harus berani mengambil peran, tapi juga tetap menjaga keseimbangan sebagai istri dan ibu.”

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)



![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)