Inilah 26 Keris Pusaka Raja-Raja Keraton Sumenep, Mistiknya Tidak Main-Main!

Terbit: 20 Januari 2024 | 23:45 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Kesaktian pusaka peninggalan Raja-Raja Sumenep konon masih tersimpan di Keraton tempat Bupati menemui para tamu-tamunya.

Keraton Sumenep dikenal menyimpan berbagai jenis keris pusaka berkualitas tingkat dewa. Baik dari segi pamor keris, kualitas besi, maupun bentuknya yang memiliki corak mistis dan kesaktiannya yang bertuah.

Tak sedikit para kolektor pusaka berdatangan dari dari luar Sumenep hingga mancanegera. Beberapa keris pusaka yang paling diincar adalah pusaka peninggalan Raja-raja dari Dinasti Bindara Saut, khususnya peninggalan Panembahan Sumolo dan Sultan Abdurrahman Pakunataningrat.

Seorang kolektor pusaka bernama Fahrurrazi Suryoningprang pernah diwawancari wartawan pada tahun 2015, pusaka peninggalan Raja-raja Sumenep disebutnya dengan nama “Jenengan Dhalem.”

Keris pusaka Jenengan Dhalem tersebut, kata Mbah Fahrurrazi jumlahnya sangat banyak. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri hingga bisa dibedakan antara satu pusaka dengan pusaka lainnya. Termasuk dalam mengenali Sang Empu-nya.

Untuk pusaka Jenengan Dhalem, Empu-nya tak bisa orang sembarangan, harus khusus. Pakar pusaka asal Perkampungan di Jalan Bekisar, Desa Pamolokan Sumenep itu menerangkan dengan detail soal nama empu keris bertuah tersebut.

“Seperti dimasa Panembahan Sumolo itu Empu-nya Kiyai Brumbung. Sedangkan di masa Sultan Abdurrahman itu Empu-nya bernama Kiyai Citranala, sehingga bisa dibedakan dengan pusaka yang dibuat oleh Empu lain,” paparnya.

Dari sekian banyak pusaka “Jenengan Dhalem” itu, jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan keris pusaka. Namun yang memiliki julukan atau berjuluk hanya sebagian kecil saja.

Nama julukan untuk keris pusaka tertentu, kata Fahrurozi melanjutkan, pemberian julukan disesuaikan dengan maksud pembuat pusaka atau didasarkan pada kejadian luar biasa yang disebabkan oleh pusaka tersebut.

“Seperti keris pusaka yang berjuluk ‘Se Dhamar’ misalnya, itu ceritanya dulu memancarkan cahaya terang di malam hari,”imbuhnya dengan penjelasan sangat meyakinkan.

Menurutnya ada sekitar puluhan pusaka dhalem (keraton) yang memiliki julukan khusus.
“Kalau di kalangan Sumenep, pusaka yang berjuluk itu jelas memiliki nilai sejarah, sekaligus nilai komersil yang lebih tinggi,” tutupnya.

Pameran keris pusaka Bupati Sumenep Achmad Fauzi/Istimewa.

Berikut nama-nama keris pusaka keraton Sumenep yang memiliki julukan dan kesaktian berdasarkan sejarah yang diperoleh versi versi Fahrurrozi Suryoningprang:
1.Keris Pusaka Nogo Besuki,
2. Pusaka Tondung Perrang,
3. Pusaka Se Dhamar,
4. Pusaka Se Serrang Lebat, dan Se Lajing.
5. Pusaka Se Saang,
6. Pusaka Se Cena Mabuk,
7. Pusaka Se Laden,
8. Pusaka Se Jarum Kerras,
9. Pusaka Se Parot,
10. Puaska Se Sopenna,
11. Pusaka Se Sonar,
12. Pusaka Se Tambak,
13. Pusaka Se Lendhu,
14. Pusaka Se Komala,
15. Pusaka Se Megantara,
16. Pusaka Se Rendheng,
17. Pusaka Se Serang Dayu,
18. Pusaka Se Malias,
19. Pusaka Se Tamoni,
20. Pusaka Se Daddhali,
21. Pusaka Se Banjir,
22. Pusaka Se Pandita,
23. Pusaka Se Pangkat,
24. Pusaka Se Jarum Paet,
25. Pusaka Se Setan Dunnya, dan
26. Pusaka Se Salamet atau Se Wahyuningsih.

Sumber: — Editor: Ferry Arbania/MaduraExpose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sinergi Pendopo: Cara Bupati Achmad Fauzi Rangkul Ulama Jaga ‘Imun’ Sosial Sumenep

Terbit: 28 Februari 2026 | 16:51 WIB MADURAEXPOSE.COM – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali mempertegas pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam menjaga stabilitas daerah. Dalam sebuah pertemuan hangat…

Uang Rakyat Kok ‘Tidur’ Nyenyak? Menggugat Logika Penjaga Brankas di Meja Cangkrukan

Terbit: 27 Februari 2026 | 13:34 WIB Oleh: Ferry Arbania Malam itu di Sumenep, sisa-sisa doa tarawih masih menggantung di udara, tapi di meja cangkrukan kami, obrolan justru mulai “berdosa”.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *