Pameran Lukisan di Pendopo Agung, 50 Persen Hasil Lelang diserahkan ke Baznas

Terbit: 22 Januari 2024 | 23:04 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Pemarand dan lukisan karya senima dari berbagai daerah di Jawa Timur dipajang dalam acara Pameran dan Lelang Lukisan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin 22 Januari 2024.

Sekdakaba Sumenep Edi Rasiyadi yang turut hadir dalam pameran tersebut mengatakan, pameran lukisan tersebut memiliki pengaruh positif dalam pada peningkatan produktifitas karya seni, sekaligus pengembangan generasi pelukis di Kabupaten Sumenep yang dikenal juga dengan sebutan Kota Keris itu.

Mantan Kepala Dinas PU Binamarga itu menjelaskan pameran kali ini diharapkan punya efek positif kepada para pelajar dan generasi muda dalam menekuni seni rupa atau melukis. Selain itu, dengan menekuni seni itu dengan sendirinya menjadi media investasi bagi pegiat senimannya.

“Pameran lukis ini salah satu upaya Pemerintah Kabupaten dan komunitas perupa di daerah untuk memotivasi para pelukis termasuk pelajar supaya menciptakan karya yang bernilai seni tinggi,” ujar Sekdakab Edi Rasiyadi kepada wartawan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin 22 Januari 2024.

Menurutnya, pameran dan lelang ini juga dalam rangka kegiatan kalender Pemerintah Daerah 2024. Pameran dan lelang lukisan bertajuk Sumenep Pentahelix 2024, bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep ini digelar mulai hari ini (22/01) hingga tangal 26 Januari 2024.

Selain pameran lukis, Pemkab Sumenep juga menggelar sejumlah kegiatan lain seperti lomba mewarnai tingkat TK/RA 23 Januari 2024, menggambar SD/MI 24 Januari 2024, dan workshop seni rupa dasar guru TK/RA 25 Januari 2024.

Farid W Ketua Panitia Pameran dan Lelang Lukisan “Sumenep Pentahelix” mengatakan, kegiatan ini diikuti perupa se-Jawa Timur dengan jumlah total peserta keseluruhan sebanyak 600 orang.

“Mereka berasal dari Madura, Trenggalek, Surabaya serta Kabupaten maupun Kota di Jawa Timur lainnya,” tuturnya kepada wartawan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin.

Pihaknya berharap, pameran dan lelang menjadi wadah bagi para pelukis dalam menampilkan karya terbaiknya, bisa dinikmati langsung oleh masyarakat luas.

“Lukisan lelang hasilnya sekitar 50 persen diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. [yas/fer] Sumber: — Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *