Pada rangkaian kampanyenya, selain membuka stand pangkas rambut gratis dan donor darah, Achmad Fauzi, Cawabup Sumenep bersama isteri tercinta, Nia Kurnia mengunjungi pasar murah , pada Minggu (09/9/2015) (Ilustrasi/Foto:Istimewa)

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Beberapa waktu lalu, Achmad Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep, tak luput dari pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim terkait dugaan skandal korupsi, yang telah menyeret Sitrul Musaie, Mantan Direktur Utama PT. WUS Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sejumlah warga yang mengaku ikut menjadi pendukungnya pada saat kampanye hingga Pilkada berlangsung, turut mengaku kecewa dan heran, kenapa Wabup yang baru menjabat sudah diperiksa Kejati soal dana PI di PT WUS?

“Pak Wabup kok bisa diperiksa juga ya dalam kasus PT WUS. padahal beliau masih baru menjabat. Dan kisruh dugaan korupsi itu sudah berlangsung lama sejak Wabup sebelumnya, “ujar MH (inisial) dari Dapil tiga Sumenep kepada media ini, Senin 12 Maret 2018.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya, Achmad Fauzi yang saat ini menjabat sebagai Wabup Sumenep telah diperiksa pihak penyidik Kejati Jatim sebagai saksi dalan dugaan kasus tindak pidana korupsi PT WUS.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Saat itu, Achmad Fauzi tiba di Kejati Jatim sekitar pukul 10.00 WIB, berdasarkan keteranganRichard Marpaung, selaku Kasi Penkum Kejati Jatim kepada awak media di Surabaya.

Dijelaskan Richard, bahwa orang nomor dua di Kabupaten Sumenep, dimintai keterangan sebagai saksi dan dimintai keterangan penyidik di lantai V  ruangan Pidsus.

“Masih sebagai saksi,” bebernya menjelaskan.

Menurut security yang berjaga dipintu gerbang Kejati Jatim, Achmad Fauzi tiba dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero hitam.

“Dinagian dashboardnya ada topi polisi,” ujar security yang enggan disebut identitasnya.

Untuk diingat, Kejati Jatim telah menahan mantan Direktur PT WUS, Sitrul Arsyih Musa’ie pada Jumat 13 Oktober 2017 atas dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) dengan kerugian negara sekitar Rp 3,9 miliar. Terbaru, yang bersangkutan mengembalikan uang hasil korupsi itu melalui pihak penyidik Kejati Jatim baru-baru ini.

HotNews:  Khawatir Perburuk Keadaan, Ketua Demokrat Sumenep Akan Panggil Indra Wahyudi

Sementara Achmad Fauzi belum bisa dimintai tanggapan terkait pemeriksaan dirinya oleh penyidik Kejati Jatim.
(dbs/pol/fer)