Hasil Evaluasi Gubernur Digulir ke Pansus SOPD, Bupati Busyro:”Aneh!!!”

Terbit: 14 Desember 2016 | 00:06 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Bupati Sumenep A.Busyro Karim menyayangkan diulur-ulurnya hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur, terkait hasil kinerja Pansus SOPD yang saat ini digulirkan lagi.

Menurut Mantan Ketua DPRD Sumenep dua priode tersebut, setelah Pansus SOPD menyelesaikan tugasnya hingga Paripurna hasil pembahasan dan telah dilakukan evaluasi Gubernur, harusnya langsung ditetapkan, bukan malah sebaliknya dilempar lagi ke Pansus.

Mantan suami Wafiqah Jamilah ini menadaskan, setelah hasil evaluasi Gubernur yang turun ke meja ketua DPRD Sumenep itu harusnya diteruskan ke Badan Musayawarah (Bamus).

“Sumenep ini aneh, tidak ada ceritanya (mikanisme) hasil evaluasi Gubernur itu masih dibahas Pansus dan Fraksi. Harusnya langsung ditetapkan,” tandas Busyro Karim, Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa 13 Desember 2016.

Busyro mengingatkan, bahwa hasil evaluasi yang telah di keluarkan Gubernur Jawa Timur itu sifatnya final. Dan kalaupun ada upaya dari pihak Pansus untuk melakukan perubah, pihaknya optimis tidak akan terjadi.

“Pasti ditolak lah, karena tidak ada payung hukumnya merubah hasil evaluasi Gubernur itu,”pungkasnya.

Sebelumnya, jumlah struktur organisasi daerah jumlahnya dipangkas menjadi 26 SKPD dari jumlah sebelumnya yang mencapai 34 SKPD. Anehnya, dari 26 SOPD yang diputuskan, bertambah lagi menjadi 28 setelah keluarnya hasil evaluasi Gubenur Jawa Timur. [San/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *