Enam Kontraktor Migas Lampaui Target Lifting, Diantaranya Husky-CNOOC Madura Ltd.

Terbit: 30 September 2025 | 05:53 WIB

MaduraExpose.com– Sektor hulu minyak dan gas (migas) nasional menunjukkan kinerja yang cemerlang. Enam dari sebelas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) utama di Indonesia berhasil melampaui target lifting yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Pencapaian ini menjadi angin segar di tengah upaya pemerintah untuk mengoptimalkan produksi energi dalam negeri.

 

 

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengumumkan kabar baik ini setelah Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI. Ia menyebut, sejumlah kontraktor besar telah menunjukkan performa luar biasa hingga Mei 2025, melampaui target yang ditetapkan.


 

Siapa Saja Kontraktor yang Berhasil?

 

Enam KKKS yang menjadi motor penggerak pencapaian ini adalah:

 

  • ExxonMobil Cepu Ltd: Mencatatkan performa paling unggul dengan capaian 112% dari target, merealisasikan lifting sebesar 152 ribu barel setara minyak per hari (mboepd).

 

  • BP Berau Ltd: Berhasil mencapai 103,5% dari target, dengan realisasi lifting 304 mboepd.

 

  • PT Pertamina Hulu Mahakam: Melampaui target hingga 109,5%, dengan realisasi 95 mboepd.

 

  • Husky-CNOOC Madura Ltd: Mencapai 102% dari target, merealisasikan lifting 42 mboepd.

 

  • Medco E&P Grissik Ltd: Berhasil memenuhi target hingga 101%, dengan realisasi 101 mboepd.

 

  • Eni East Sepinggan Ltd: Juga memenuhi target dengan realisasi 72 mboepd.

 


 

Kinerja Nasional Meningkat, Proyeksi Optimistis

 

Meskipun lima KKKS lainnya masih berada di bawah target APBN, secara keseluruhan, capaian produksi nasional tetap menunjukkan tren positif. Total lifting migas dari 11 KKKS besar, ditambah kontribusi dari KKKS lain, telah mencapai 96,6% dari lifting nasional.

 

 

Djoko Siswanto menjelaskan, hingga Mei 2025, lifting minyak telah mencapai 94% dari target, dan diperkirakan akan mencapai 100% atau setara 605.000 barel per hari pada akhir tahun. Lifting gas bahkan lebih impresif, dengan capaian 98% hingga Mei, dan diproyeksikan mencapai 98,5% di akhir tahun.

Secara keseluruhan, gabungan lifting minyak dan gas telah mencapai 97% hingga Mei 2025, dengan proyeksi rata-rata 99% hingga akhir tahun. Ini menunjukkan optimisme kuat bagi masa depan industri migas di Indonesia.

 

[inf/gim/dbs]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *