![Deadline LKPJ Bupati Sumenep 2025 Terhambat Alasan Lebaran [Ilustrasi gambar: Dok. Madura Expose/AI Generate]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/deadline-lkpj-bupati-sumenep-2025-ghaib-madura-expose_jfd4j6.jpg)
SUMENEP, MaduraExpose.com – Tabir teka-teki belum digelarnya Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2025 akhirnya tersingkap. Sebuah sumber terpercaya di lingkaran parlemen mengonfirmasi bahwa hingga Senin (23/03/2026), dokumen krusial tersebut belum juga mendarat di meja DPRD.
“Belum (digelar), harusnya sudah masuk memang tapi karena benturan lebaran,” ujar salah satu sumber terpercaya di DPRD Sumenep kepada MaduraExpose.com, Senin (23/03).
Pernyataan ini seolah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kini sedang bermain di tepi jurang konstitusi. Dengan sisa waktu hanya delapan hari kalender sebelum tutup Maret, alasan “benturan hari raya” dinilai publik sebagai pemakluman yang riskan secara administratif.
Baca Juga: Syahwat Anggaran dan Realitas Triwulan I: Menagih ‘Kemandirian’ APBD Sumenep 2026
Secara normatif, PP Nomor 13 Tahun 2019 tidak memberikan ruang negosiasi bagi hari raya sebagai alasan keterlambatan. Jika hingga 31 Maret Paripurna LKPJ urung dilaksanakan, Pemkab Sumenep resmi dinyatakan “offside”?.
Pengamat kebijakan publik melihat adanya potensi “kemacetan” sistemik. Ada tiga poin krusial yang patut dipertanyakan:
Potensi SiLPA Fantastis: Apakah penundaan ini berkaitan dengan upaya “kosmetik” administratif terhadap angka Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2025 yang mungkin melampaui kewajaran?
Proyek Belum Tuntas: Muncul kecurigaan bahwa sejumlah target fisik proyek infrastruktur tahun 2025 sebenarnya belum tuntas 100 persen, sehingga eksekutif membutuhkan waktu tambahan untuk sinkronisasi data lapangan.
Fungsi Pengawasan yang Tumpul: Diamnya Badan Anggaran (Banggar) tanpa desakan jadwal yang progresif menimbulkan persepsi liar di publik. Apakah terjadi kompromi politik “di bawah meja” yang mengorbankan transparansi demi kenyamanan birokrasi?
Ujian Integritas di Sisa Waktu
Baca Juga: Sidak Pospam: Jurus AKBP Anang Pastikan ‘Otot’ Pelayanan Polres Sumenep Tak Kendor!
Jika administrasi paling dasar seperti laporan tahunan saja tersumbat, bagaimana publik bisa percaya pada jargon “Kemandirian Ekonomi” yang didengungkan dalam APBD 2026? Rakyat Sumenep menunggu nyali DPRD untuk menjalankan fungsi kontrolnya secara murni, bukan sekadar menjadi stempel bagi keterlambatan eksekutif.
Red./Editor: Ferry Arbania

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)