Puncak Hujan di Bulan Suci: Kalaksa BPBD Sumenep Minta ASN Jadi ‘Pionir’ Waspada Bencana
Pesan Kalaksa BPBD Sumenep di Apel Gabungan Perdana Ramadan

oleh -284 Dilihat
Aparatur Sipil Negara Pemkab Sumenep mengikuti apel gabungan kewaspadaan bencana.
Aparatur Sipil Negara Pemkab Sumenep mengikuti apel gabungan kewaspadaan bencana.
Terbit: 23 Februari 2026 | 22:19 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sumenep, Achmad Laili Maulidi, mengeluarkan peringatan serius di tengah khidmatnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra terhadap puncak musim penghujan yang diprediksi terjadi sepanjang Januari hingga Februari 2026. Hal ini disampaikan Laili saat memimpin Apel Gabungan perdana Ramadan di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Senin (23/02/2026).

Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga pohon tumbang menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama aparatur negara.

ASN Sebagai Motor Kebersihan Lingkungan

 

Dalam arahannya, Laili meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep tidak hanya fokus pada tugas administratif. Ia berharap ASN menjadi motor penggerak atau pionir dalam menjaga kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing.

“Langkah pencegahan dapat dimulai dari hal sederhana, namun berdampak besar jika dilakukan secara kolektif,” ujar Laili di hadapan peserta apel yang dihadiri Plt Sekdakab dan pimpinan OPD tersebut.

Langkah nyata yang diinstruksikan meliputi pembersihan drainase secara berkala, memastikan saluran air tidak tersumbat, hingga memangkas pohon rimbun yang berisiko tumbang saat angin kencang.

Ramadan dan Kepedulian Sosial

Laili menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana adalah tanggung jawab kolektif, bukan semata tugas BPBD. Kesiapsiagaan dianggap sebagai kunci utama untuk meminimalisir dampak risiko yang mungkin muncul akibat cuaca ekstrem.

Momentum Ramadan kali ini pun diharapkan menjadi penguat kepedulian sosial. ASN diminta memberi contoh nyata dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan publik di tengah tantangan iklim.

Apel gabungan rutin ini sekaligus menjadi sarana konsolidasi bagi pejabat eselon III, IV, fungsional, dan seluruh staf untuk memperkuat disiplin serta komitmen pelayanan di tengah bulan puasa.[*]

HotExpose:  Simfoni Angka Arif Firmanto: Merdu di Laporan, "Fals" di Realitas Desa?

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose Layanan Pembaca: Bagi pembaca yang ingin menyampaikan informasi, keluhan, atau mengirimkan artikel opini, silakan kirimkan melalui email resmi kami di: maduraexposenews@gmail.com.

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.