![Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy. [Foto Ilustrasi: Dok. Instagram @barsasmy/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1774355414/ilustrasi-hitam-putih-teror-mahasiswa-represi-suara.jpg_ifqvbu.jpg)
BANDUNG – Iklim demokrasi di Jawa Barat kembali memanas. Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy, dilaporkan menjadi sasaran serangkaian teror dan intimidasi sistematis dari pihak tidak dikenal. Insiden ini mencuat tak lama setelah Siti mengunggah konten video yang menyoroti dugaan keterlibatan aktor intelektual dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus
Baca Juga: Anatomi Teror: Antara Residu Militerisme dan Supremasi Hukum
Dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026), Siti mengungkapkan bahwa intimidasi tersebut bermula dari pesan WhatsApp anonim. Pesan tersebut tidak hanya berisi instruksi untuk menghentikan vokalisasi kasus, tetapi juga memuat ancaman personal yang mencemaskan, termasuk pelacakan posisi anggota keluarga (ibu) hingga ancaman kekerasan fisik yang serupa dengan yang dialami Andrie Yunus.
“Saya menerima pesan WhatsApp yang menyuruh saya diam, menyebutkan posisi ibu saya, hingga mengancam akan melakukan hal yang sama seperti yang dialami Bang Andrie,” ujar Siti.
Serangan tidak hanya berhenti di ranah personal. Akun Instagram resmi Badko HMI Jawa Barat juga menjadi target pembunuhan karakter (cyberbullying) dan ancaman pengrusakan organisasi oleh sejumlah akun anonim melalui Direct Message (DM) dan kolom komentar. Serangkaian tindakan ini mengindikasikan adanya upaya represi terstruktur terhadap kebebasan berpendapat dan fungsi kontrol sosial mahasiswa.
Namun, alih-alih meredupkan semangat, Siti menegaskan bahwa serangkaian teror ini justru menjadi ‘bahan bakar’ yang memantik solidaritas dan semangat perlawanan organisasi. “Kami tidak takut. Teror ini justru berdampak pada terpantiknya semangat kami. Semakin diteror, semakin ‘gacor’,” tegasnya dengan nada optimistis.
Lebih jauh, Siti menilai pola kekerasan psikologis ini sebagai sinyalemen nyata mundurnya kualitas demokrasi di Indonesia, di mana suara kritis sering kali dibalas dengan represi. Saat ini, Badko HMI Jawa Barat tengah mengkaji langkah taktis—baik melalui jalur demonstrasi maupun aksi lainnya—sebagai respons atas intimidasi tersebut. “Intinya, semakin disiram, semakin tak padam,” pungkas Siti, menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal isu keadilan sosial. [tim/red]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)

![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)