SURABAYA, MaduraExpose.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep berhasil menorehkan sejarah baru dalam arena Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IPSI Jawa Timur 2025.
Dengan persiapan yang minim dan strategi layaknya operasi ‘guerilla’, atlet muda andalan mereka, Freinda Aulia Pramudita, sukses menembus babak final dan mengamankan medali perak. Prestasi ini menjadi “game changer” bagi IPSI Sumenep di tengah dominasi klub-klub besar.
Strategi Cerdas di Arena Ketat
Freinda menampilkan performa yang sangat impresif, melewati serangkaian “combat” yang intens di City of Tomorrow Mall Surabaya. Koordinator Pelatih, Moh. Yono, menyebut pencapaian ini sebagai bukti mentalitas juara yang kuat. “Kami melakukan ‘fast-track training’ dengan waktu yang sangat terbatas. Freinda menunjukkan mental baja dan adaptasi cepat,” ujar Yono.
“Di final, kami hanya kalah selisih tiga poin. Ini adalah ‘wake-up call’ bahwa dengan persiapan yang lebih matang, ‘ultimate gold’ bukan lagi sekadar impian,” tambahnya, optimistis.
Mengukir Sejarah dan Visi Masa Depan
Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Santoso, S.H., mengungkapkan kebanggaannya. “Ini adalah ‘milestone’ penting bagi kami. Freinda tidak hanya berjuang di atas matras, tetapi juga menginspirasi seluruh atlet di Sumenep. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kami punya ‘blue-chip assets’ (aset-aset berharga) yang siap bersaing di level tertinggi,” kata Santoso.
Santoso juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pelatih dan tim yang telah bekerja keras. “Terima kasih atas dedikasi dan komitmen mereka. Raihan medali perak ini menjadi ‘booster’ motivasi bagi kami untuk mencetak lebih banyak atlet berprestasi di masa depan,” pungkasnya.
Prestasi Freinda Aulia Pramudita di Kejurprov Jatim 2025 menjadi babak baru bagi pencak silat Sumenep, menandakan “era baru” di mana mereka siap bersaing dan membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan.


















