AZ Rahman, Anggota Komisi III DPRD Sumenep/Ist

MADURAEXPOSE.COM–Salah satu anggota dewan asal kepulauan Sumenep mendesak pihak esekutif melakukan pemerataan pembangunan di Kepulauan Sumenep. Diantaranya pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan dan sektor lainnya yang selama ini dirasa masih terjadi ketimpangan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Harapan itu disampaikan Akhmad Zainur Rahman, salah satu anggota DPRD Sumenep asal kepulauan baru-baru ini kepada awak media. Menurutnya, ketimpangan itu harus segera dituntaskan sesuai janji pemerintah sebelumnya. Menurutnya, pemerintah daerah harus mendengarkan aspirasi masyarakat kepulauan yang selama ini merasakan wujud pembangunan yang masih jauh dari harapan.

“Masih ada ketimpangan pembangunan antara kepulauan dan daratan. Harusnya pemerintah mendengarkan aspirasi kami dengan melakukan pemerataan,” ujarnya kepada awak media di Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pihaknya juga meminta alokasi dana dilakukan secara proporsional mengingat selama ini, pihaknya melihat persoalan infrastruktur di kepulauan sangat memperihatinkan. Kondisi tersebut terjadi dalam kurun waktu yang sangat panjang dan terkesan dianak tirikan.

“Hingga saat ini, janji pemerintah daerah untuk pemerataan pembangunan dikepulauan belum terbukti, perlu ditingkatkan agar tidak lagi terjadi ketimpangan,”imbuhnya prihatin.

Politisi Partai Demokrat ini mengaku sangat prihatin, karena hampir setiap saat, keluhan masyarakat kepulauan terkait pemerataan pembangunan seolah menjadi menu utama yang layak untuk didengarkan oleh pihak Pemkab Sumenep.

“Tidak hanya persoalan infrastruktur sebenarnya. Masih banyak persoalan lain yang dirasakan masayrakat kepulauan yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah,” tandasnya.

Akhmad Zainur Rahman juga meminta pihak Bappeda sebagai konseptor pembangunan, ikut memperhatikan pembangunan di kepulauan secara objektif, demi mendorong terciptanya pemerataan pembangunan di kepulauan Sumenep, Madura. Jawa Timur. [RDP/FER]