Kemenag Pamekasan “Rajin Ngutang” Sertifikasi Guru

Terbit: 16 Maret 2015 | 14:38 WIB

Pamekasan, MaduraExpose.com- Masih ingat dengan tindaka sembilan guru yang tergabung dalam perwakilan pergerakan guru revolusi Indonesia (PGRI) Pamekasan, beberapa waktu lalu yang mendatangi Kantor Kemenag setempat.

Kedatangan mereka hanya untuk mendesak Kementrian Agama di kota Gerbang Salam tersebut supaya melakukan transparansi dana sertifikasi guru dilingkungan Kemenag Pamekasan di Jalan Swatantra nomor I.

Jenderal lapangan (Korlap) PGRI Akh. Fakih mendesak lima tuntutan terhadap Kepala Kemenag Pamekasan HM Juhedi supaya menyerahkan data guru tetap yayasan (GTY), transparansi dana sertifikasi guru yang dinilai tidak jelas terhitung sejak Juli hingga Desember 2014 yang tidak terbayarkan. Tiga tuntutan lainnya berupa transparansi dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang diduga sering molor dan terkahir terkait sulitnya kalangan guru mendapatkan NUPTK.

Kedatangan sembilan aktivis PGRI ini ditemui langsung oleh HM Juhedi yang mengatakan segala persoalan yang berkaitan dengan sertifikasi guru sudah dijalankan sesuai dengan petunjuk dari Kemenag Pusat. Sementara tunggakian dana sertifikasi guru yang terkatung-katung sejak tahun 2007-2013, menurutnya sudah terlunasi.

(Jak/bbs/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *