
Maduraexpose.com— Awal pekan lalu (7/2) Kejaksaan Negeri Suemnep telah menerima uang pengembalian sekaligus penyitaan sebesar 856 juta rupiah seorang saksi dugaan tindak pidana korupsi Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sumenep.
Terbaru, Kejari Sumenep menyita kembali sejumlah uang miliaran dari saksi lainnya dari kasus yang sama, yakni kasus mafia perbankan, yang meruapakan Bank Plat Merah Cabang Sumenep, Madura Jawa Timur.
Tak tanggung-tanggung, uang yang disita Kejari Sumenep jumlahnya senilai Rp 1,13 miliar dari salah satu saksi kasus mafia perbankan tersebut.
Proses penyitaan uang negara itu disaksikan langsung oleh Kajari Sumenep, Trimo, Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch Indra Subrata, Kasi Pidsus Kejari Sumenep, Dony S. Kusuma dan pihak bank plat merah.
“Jaksa penyidik Kejari Sumenep melakukan penyitaan uang sebesar Rp 1,13 miliar dari salah satu saksi kasus mafia perbankan yang merugikan keuangan negara,” kata Kejari Sumenep Trimo kepada wartawan, Selasa 13 Februari 2024.
Sebelumnya pada Rabu 7 Februari 2024, Kejari Sumenep menerima pengembalian sekaligus melakukan penyitaan uang sebesar Rp 856 juta dari salah satu saksi yang ikut terseret dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sumenep.
Dijelaskan Trimo, kasus tersebut berdasarkan hasil audit menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 20 miliar lebih.
“Ini merupakan mafia perbankan yang merugikan negara,” imbuh Kejari Trimo kepada wartawan di Sumenep.
Adapun Nasabah tersebut, lanjut Trimo, dalam menjalankan aksinya justru minta biaya usaha jasa angkutan kendaraan bermotor. Namun dilihat dari faktanya, ditemukan dalam proses itu penuh rekayasa, dengan akal busuk dipinjamkan kepada pihak ketiga.
“Karena ada kerugian uang negara, disini rekayasa. Sehingga hari ini tugas dari penyidik untuk menyelamatkan uang negara,” papar Trimo Kepala Kejakasaan Negeri Sumenep menambahkan.
Pihaknya menambahkan, hingga saat ini pihak penyidik Kejari Suemnep telah melakukan penyidikan terhadap 30 saksi. Dari puluhan saksi terperiksa tersebut, pihaknya mengklaim sudah mendeteksi adanya calon tersangka lainnya.
“Yang pasti jaksa penyidik (Kejari Sumenep) telah mengantongi para calon tersangka,” tutup Trimo sambil melipat senyum ramah kepada awak media. [ksi/sg88/fer]


![Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah usul verifikasi biometrik (sidik jari & retina) untuk beli gas elpiji 3 kg guna hemat anggaran. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah usul verifikasi biometrik (sidik jari & retina) untuk beli gas elpiji 3 kg guna hemat anggaran. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775492774/said-abdullah-usul-retina-mata-elpiji-3kg_rs43fv.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
