
Pamekasan (Maduraexpose.com)— Diduga tidak tahan melawan hawa panas yang menyembur dari dalam kubangan sumur bor membuat satu petugas Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Pamekasan dilarikan kerumah sakit.
Informasi yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan, seorang petugas BPBD Pamekasan tiba-tiba pingsan saat berusaha memadamkan sembura api yang keluar dari dalam sumur bor milik Junaidi, Warga Desa Kadur, Pamekasan Madura.
Awalnya petugas BPBD yang dibantu masyarakat desa sempat kewalahan memadamkan kobaran api yang meresahkan tersebut. Tampak beberapa anggota TNI, Polri, dan masyarakat sekitar berbaur menaklukkan si jago merah. Hingga akhirnya semburan api setinggi 15 meter yang keluar dari sumur bor itu berhasil dijinakkan.
Tak tanggung-tanggung, 3 unit pemadam kebakaran diterjunkan sekaligus dilokasi. Dan ternyata benar, diawal penyemprotan oleh pihak pemadam kebakaran semburan api terlihat tak bergeming.
Disaat berjibaku melawan semburan api itulah, tiba-tiba seorang petugas BPBD Pamekasan dikabarkan pingsan.
“Petugas cukup kesulitan memadamkan semburan gas api yang sangat kuat dari dalam sumur bor itu. Air yang disemprotkan justru kalah dengan semburan api itu,” beber Sukandar petugas BPBD Pamekasan kepada wartawan, Jumat 2 Januari 2024.
Untuk menaklukkan semburan api itu, lanjut Sukandar diperlukan teknis khusus. Itu penting dilakukan karena kasusnya berbeda dengan kebakaran biasa.
“Sampai ada petugas yang pingsan. Maklum, proses pemadamannya berjam-jam dan petugas berjuang melawan semburan api yang sangat panas dekat sumur bor,” imbuh Sukandar menambahkan. [sjk/fer]


![Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose] Aliansi BEM Pamekasan menggelar aksi evaluasi satu tahun kepemimpinan Bupati di depan Kantor Pemkab. [Foto: Dok. Koran Madura Via Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775578413/aksi-demo-bem-pamekasan-kantor-pemkab-2026_aj42kb.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)