Momen Abu Hasan Hibahkan 1 Hektare Tanah ke PCNU Sumenep

Terbit: 21 Desember 2025 | 21:21 WIB

SUMENEP – Semangat hari besar keagamaan seringkali menjadi momentum untuk memperkuat ikatan antara politik dan pengabdian keumatan. Hal ini dibuktikan oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abu Hasan, yang secara resmi menghibahkan tanah seluas 1 hektare kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep.

Penyerahan aset berharga tersebut dilakukan dalam suasana khidmat pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Gedung Adi Poday, Sumenep. Langkah ini pun dinilai sebagai wujud nyata dari sinergi antara kader politik dengan akar organisasi yang melahirkannya.

Wujud Bakti Kader Nahdliyin

Bagi Abu Hasan, keputusan memberikan hibah lahan ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Sebaliknya, hal ini merupakan bentuk manifestasi spiritual dan pengabdian seorang kader kepada induk organisasinya.

“Sebagai kader PKB yang lahir dari kalangan NU, maka sudah menjadi keharusan bagi saya untuk berbakti kepada NU,” tegas Abu Hasan di hadapan ribuan warga Nahdliyin yang memadati lokasi acara.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan partai politik yang berafiliasi dengan nilai-nilai santri harus memberikan dampak konkret bagi pembangunan infrastruktur keagamaan dan sosial. Oleh karena itu, ia memilih momentum Hari Santri sebagai waktu terbaik untuk menyerahkan hibah tersebut.

Proyeksi Strategis: Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi NU

Selain soal penyerahan lahan, poin penting dalam pertemuan tersebut adalah rencana jangka panjang penggunaan tanah tersebut. Abu Hasan berharap agar PCNU Sumenep dapat mengelola lahan satu hektare itu untuk kepentingan publik yang mendesak.

Beberapa poin proyeksi penggunaan lahan tersebut antara lain:

  • Pembangunan Rumah Sakit NU: Guna meningkatkan akses kesehatan bagi warga Nahdliyin dan masyarakat umum di Madura.

  • Pengembangan Perguruan Tinggi: Sebagai upaya mencetak SDM unggul yang memiliki karakter santri namun kompetitif secara global.

  • Pusat Dakwah Terpadu: Pengelolaan penuh diserahkan kepada PCNU Sumenep demi kemaslahatan umat.

Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufiq, yang menerima langsung dokumen hibah tersebut, menyambut baik inisiatif ini. Menurut beliau, pasokan lahan merupakan langkah awal yang krusial bagi kemandirian organisasi dalam melayani masyarakat.

Politik dan Kebijakan Berbasis Maslahat

Dalam perspektif politik dan pemerintahan, langkah Abu Hasan mencerminkan bagaimana kebijakan seorang politisi dapat diselaraskan dengan kebutuhan ormas keagamaan. Meskipun peristiwa ini terjadi pada akhir 2023, dampaknya diprediksi akan terus berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang seiring dimulainya pembangunan fisik di atas lahan tersebut.

Sebagai informasi tambahan, hingga tahun 2025 ini, PCNU Sumenep terus memperkuat koordinasi internal untuk melakukan pemetaan fungsi lahan agar sejalan dengan program pemerintah daerah dalam hal peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan.**

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *