EDITORIAL: Duet Maut Said Abdullah – Achmad Fauzi, Sinyal “Jalan Tol” Menuju Pilgub Jatim 2029?

Terbit: 21 Desember 2025 | 17:30 WIB

MADURAEXPOSE.COM – Peta politik Jawa Timur bergetar hebat. Keputusan strategis dalam Konfercab dan Konferda PDI Perjuangan di Surabaya pada Sabtu (20/12/2025) bukan sekadar restrukturisasi organisasi biasa. Terpilihnya kembali MH. Said Abdullah sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim dan Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep periode 2025–2030 adalah pesan politik yang sangat agitatif: Gerakan Banteng Madura siap menaklukkan Jawa Timur.

Banyak pihak menilai, konsolidasi dua tokoh sentral asal Madura ini merupakan langkah awal yang sistematis. Dengan kendali penuh di tingkat provinsi dan basis massa yang mengakar di Sumenep, langkah Achmad Fauzi Wongsojudo untuk maju menjadi Calon Gubernur Jawa Timur pada Pilkada Jatim 2029 melalui PDI Perjuangan diprediksi akan berjalan makin mulus tanpa hambatan berarti.

Dominasi “Duo Madura” di Puncak  Banteng

Terpilihnya kembali Said Abdullah menunjukkan dominasi dan kepercayaan mutlak DPP PDI Perjuangan terhadap figur yang mampu menggerakkan mesin partai secara all out. Said Abdullah tidak hanya bicara soal kursi, tetapi juga target ambisius penambahan 5 juta suara serta penciptaan 50 ribu startup bagi kaum muda hingga 2030.

Namun, di balik narasi ekonomi digital tersebut, terselip strategi politik yang sangat tajam. Dukungan penuh Said Abdullah terhadap Achmad Fauzi Wongsojudo di Sumenep adalah sinyal kuat. Sebagai Ketua DPD Jatim, Said Abdullah memegang kunci rekomendasi. Oleh karena itu, posisi Fauzi yang kembali menakhodai DPC PDI Perjuangan Sumenep menempatkannya dalam posisi tawar yang tak tertandingi di internal partai.

Achmad Fauzi: Dari Bursa 2024 Menuju Target 2029

Perlu diingat kembali bahwa nama Achmad Fauzi Wongsojudo bukan pemain baru dalam radar kepemimpinan Jawa Timur. Sebelumnya, nama Bupati Sumenep ini sempat masuk bursa Pilgub Jatim 2024 sebagai calon wakil gubernur potensial. Meski saat itu ia mengaku “kaget”, namun rekam jejaknya sebagai eksekutif yang sukses di Sumenep tidak bisa dipandang sebelah mata.

Sekarang, dengan mandat baru hingga 2030, Achmad Fauzi memiliki waktu yang cukup untuk membangun infrastruktur politik yang lebih raksasa. Meskipun ia sempat meminta maaf karena target 13 kursi DPRD Sumenep pada 2024 belum terpenuhi maksimal (tercapai 11 kursi), komitmennya untuk melakukan evaluasi total dan target 13 kursi di masa depan adalah bukti bahwa Fauzi adalah petarung politik yang gigih.

Propaganda Gotong Royong atau Ekspansi Kekuasaan?

Secara agitatif, kita harus melihat bahwa sinergi Said Abdullah dan Achmad Fauzi adalah upaya menciptakan “Madura Connection” yang solid di Jawa Timur. Said Abdullah secara tegas menyerukan agar seluruh kader—mulai dari Anak Ranting hingga DPD—untuk merapatkan barisan.

“Amanat ini tidak mudah. Kita harus gotong royong,” tegas Said Abdullah. Namun, bagi pengamat politik tajam, “gotong royong” ini bisa bermakna mobilisasi massa secara besar-besaran untuk mengusung kader terbaik dari rahim Madura menuju kursi Jatim 1 atau Jatim 2 pada 2029 mendatang.

Kesimpulan: Skenario 2029 Sudah Dimulai

Dengan kendali logistik yang kuat di Badan Anggaran DPR RI oleh Said Abdullah dan kendali teritorial yang mapan oleh Achmad Fauzi di Sumenep, skenario Pilgub Jatim 2029 melalui PDI Perjuangan tampaknya sudah tertulis di atas kertas. Pertanyaannya sekarang, mampukah kekuatan politik lain di Jawa Timur membendung arus besar “Banteng Madura” yang kian agitatif ini?

Bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Madura, ini adalah momentum. Tetapi bagi lawan politik, ini adalah “alarm bahaya” yang menandai dimulainya ekspansi kekuasaan PDI Perjuangan dari ujung timur Pulau Garam menuju pusat singgasana Jawa Timur.***

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *