PPP Gerbang Salam

Terbit: 23 Maret 2016 | 18:28 WIB

Penulis : SOFYAN (ALUMNI HMI UIM Kab. Pamekasan

Berbagai macam statemen terkait berita Foto Mesra dengan istri siri Ketua Komisi 3 Fraksi PPP baik melalui media cetak maupun media online sangat mencengangkan publik pamekasan. ada pihak yang menyayangkan dengan dalih, ini adalah isu yang sengaja di kembangkan oleh pihak tidak bertanggung jawab yang hanya ingin merusak citra ketua komisi 3 dprd kab. pamekasan. namun, tidak sedikit pula yg mencibir bahkan mencela perbuatan ketua komisi 3 tersebut, yang dianggap telah menciderai institusi baik itu institusi kepartaian maupun institusi dprd kabupaten pamekasan.

namun demikian, kabar ini haruslah segera di tindak lanjuti oleh pemegang kebijakan demi tegaknya kebenaran. pemangku kebijakan harus cepat membentuk tim investigasi untuk memastikan kabar yg berkembang. sekalipun kejadiaan ini bagi pemangku kebijakan baik BKD maupun partai PPP sangatlah dilematis. satu sisi BKD dan partai PPP dituntut tegas dalam bersikap, disisi lain ketua komisi 3 sebagai pelaku adalah kader PPP yang sekarang menjabat sebagai ketua komisi 3 dan kenal tegas dan lugas dalam menjalankan amanah organisasi dan amanah rakyat.

Yang jelas, publik pamekasan tetap berharap besar kepada kedua institusi ini untuk secepatnya mengambil tindakan tegas karena kalau hal ini benar – benar terjadi dan dibiarkaan, maka, tidak menutup kemungkinan akan bermunculan kasus-kasus yang sama. jangan sampai karena nila setitik rusak susu sebelanga, artinya cuma karena masalah yang mendera ketua komisi 3, publik pamekasan tidak ansih lagi terhadap institusi DPRD dan partai berlambang ka’bah (PPP).

apabila masalah ini di biarkan (pelaku tidak diberi tindakan tegas), jangan berharap pula pemberantasan korupsi yang menjadi agenda kita bersama akan tercapai, dikarenakan seorang koruptor lahir dan di besarkan dari kondisi lemahnya keimanan, ekonomi, lemahnya hukum, kurangnya sosialisasi dan faktor lingkungan. salah satu contoh penyebab terjadinya korupsi adalah perbuatan menikah di bawah tangan (Baca, Siri) dan Indikasi Perselingkuhan.
_____________________________________________________________________________________________________________________
Kirim tulisan Anda berupa Opini, Puisi, Cerpen, berita dll. Tulisan yang dikirim ke Redaksi www.maduraexpose.com menjadi tanggung jawab penulis sepenuhnya. Email Redaksi: maduraexposenews@gmail.com. Contact HP. 081332778300. SMS Center: 081934960999

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Anatomi Teror: Antara Residu Militerisme dan Supremasi Hukum

Terbit: 21 Maret 2026 | 03:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | LABORATORIUM NALAR – Peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di pelataran YLBHI bukan sekadar tindak pidana penganiayaan…

Kiamat Nalar 2026: Saat Algoritma Menjadi ‘Dajjal’ dan Gaza Jadi Laboratorium Terakhir Manusia

Terbit: 19 Maret 2026 | 13:11 WIB MADURAEXPOSE.COM – Peradaban sedang berada di titik nadir yang paling berbahaya. Ketika Joe Kent di Amerika Serikat membongkar kepalsuan intelijen yang menyeret Trump…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *