Tria Devitasari Siap Melaju Ke Puteri Indonesia 2018

Terbit: 13 Februari 2018 | 21:31 WIB

BANDUNG– Tria Devitasari (21) tak menyangka dirinya terpilih menjadi Puteri Indonesia Jawa Barat 2016.

Perempuan kelahiran Garut, 25 Oktober 1996, ini sebelumnya memang sering mengikuti kontes kecantikan.

Catatan prestasi Tria Devitasari diantaranya adalah Purna Paskibraka Indonesia (2012), Mojang Jajaka Garut (2013), Duta Wisata Jawa Barat (2015), dan Puteri Indonesia second Runner Up (2016).

Tria Devitasari telah terpilih untuk mengenakan mahkota Puteri Indonesia Jawa Barat 2018 setelah mengungguli 15 finalis Puteri Indonesia Jawa Barat lainnya.

Suasana ballroom seketika sunyi dan menegangkan saat Pemegang lisensi Pemilihan Puteri Indonesia Rezka Okto membacakan hasil penjurian. Semua tamu undangan begitu fokus mendengarkan Rezka Okto dengan iringan doa.

Rezka pun membacakan finalis yang terpilih dalam tiga besar. Mereka adalah Jeanatasia Kurnia Sari, Tria Devitasari, dan Jessica Fitriana yang mengenakan busana senada gaun hijau dengan dipadukan batik. Para finalis tiga besar itu bediri di atas panggung

Masih berusia 22 tahun, Tria Devitasari asal Garut memiliki faktor 3B yaitu brain, beauty, behavior yang menjadi nilai utama dari Yayasan Puteri Indonesia.

Saat ini Tria baru saja menyelesaikan kuliahnya di Telkom University jurusan manajemen informatika sistem informasi.

“Sungguh ini crown dikepala saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, untuk warga Garut dan lebih khusus untuk seluruh rakyat Jawa Barat,” jelas Tria.

(Fiz/son)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Adu Banteng di Pantura Banyuates, Pemotor Pamekasan Patah Tulang

Terbit: 30 Maret 2026 | 18:00 WIB SAMPANG, MaduraExpose.com – Jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Sampang kembali memakan korban. Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan…

Teror Salemba: Saat Air Keras Mencoba Bungkam Suara Kritis di Bulan Suci!

Terbit: 13 Maret 2026 | 22:02 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ruang demokrasi Indonesia kembali dikejutkan oleh aksi kekerasan fisik yang menyasar pembela Hak Asasi Manusia (HAM). Wakil Koordinator KontraS, Andrie…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *