Maduraexpose.com–Kiprah Darul Hasyim Fath di dunia politik layak diperhitungkan. Sebab karir pria asal kepulauan ini sebagai politisi PDI Perjuang sebagai bukti kembali menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis, (10/10/2019).

Pria asal Pulau Masalembu ini dengan fakta nyata saat hasil rapat pleno di komisi hukum dan pemerintahan, sehingga rapat yang dipimpin Irwan Hayat dengan cara aklamasi menyetuju Darul Hasyim Fath sebagai Ketua, Moh. Hanafi sebagai wakil Ketua dan Suroyo sebagai Sekretaris. Keputusan ini kemudian disahkan dalam rapat paripurna.

Dengan demikian, pasca terpilih, politisi dari parta besutan Mega Wati ini, memaparkan pengalamannya didunia politik, yang pertama dilakukan adalah memelihara dan memelihara marwah Ideologi negara, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) harga mati.

“Ideologi ini harus dipeliahara, tak hanya sebatas falsafah tapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya disela rapat.

Politisi yang mempunyai gaya khas ini menegaskan, pihaknya memiliki Konterpat sepertu Bakesbangpol yang notabennya ngurus soal Ideologi Bangsa ini. “Maka, melalaui konterpat yang ada, ideologi ini bisa terjaga. Proteksi yang bisa menghambat pada ideologi perlu ditegakkan,” tuturnya.

Dari sisi pemerintahan, lanjut Darul sapaan akrabnya, akan mempelototi peraturan daerah (perda) yang tidak up to date. Regulasi ini perlu dilakukan revisi dan diusulkan di Baleg. “Ini perlu kita kaji dan evaluasi atas perda pemerintahan ini. Supaya up to date,” ungkapnya.

Darul Hasyim Fath merupakan politisi yang sudah kali ketiga berada di Parlemen. Jalur politiknya tak pernah berubah, konsisten berada di PDI Perjuangan. Sebelumnya, 2009-2014 dia ada du komisi II, kemudian periode 2014-2019 dia menjadi ketua Komisi I, dan kemudian pindah di Komisi III DPRD Sumenep. Dan, periode ini dia kembali menjabat sebagai Ketua Komisi I.

(Asm/Red)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM